Pengukuhan Pengurus BP-PIP Dekopin, Tonggak Kebangkitan Gerakan Koperasi Nasional
JAKARTA [Berlianmedia]— Pengurus Badan Pelaksana Pusat Informasi Perkoperasian (BP-PIP) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) periode 2025–2030,
resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum Dekopin Pusat, H Bambang Hariyadi, di Hotel Horizon, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Rabu (8/10).
Acara yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut, turut dihadiri pula oleh sejumlah tokoh penting dari dunia perkoperasian dan pemerintahan, Induk-Induk Koperasi dan Koperasi Primer tingkat nasional .
Hadir pula dalam kesempatan itu, Menteri Koperasi DR. Ferry Juliantono, Wakil Menteri Desa Tertinggal Ahmad Riza Patria, Penasehat Dekopin Pusat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Ketua Umum Dekopin Bambang Hariyadi, Bendahara Umum Dekopin Pusat Putri Zulkifli Hasan, serta Ketua Harian Dekopin Pusat Priskhianto.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Dekopin Bambang Hariyadi menyampaikan harapan besar terhadap peran aktif BP-PIP dan penerbitan kembali Majalah PIP, sebagai simbol kebangkitan gerakan koperasi di Indonesia, setelah vakum selama lebih kurang 12 tahun.
“Mari bersatu untuk kemajuan pergerakan koperasi di Indonesia ke depan. Agar gerakan koperasi semakin maju dan mandiri. Tidak ada dualisme lagi. Sudah islah tanpa masalah, berkat Menteri Koperasi kita, Bapak Ferry Juliantono,” ujar Bambang.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Dr. Ferry Juliantono menegaskan, bahwa koperasi memiliki ruang yang luas untuk berkembang di berbagai sektor, termasuk pertambangan dan pengelolaan sumber daya mineral.

“Koperasi boleh mengelola tambang dan mineral batu bara dengan wilayah yang luas. Ini bagian dari upaya pemerataan ekonomi melalui koperasi,” tegasnya.
Menteri Koperasi Ferry juga sekaligus menyinggung pentingnya penguatan lembaga pendidikan koperasi seperti Universitas IKOPIN.
“Kementerian Koperasi diminta oleh Yayasan IKOPIN, untuk bisa memberdayakan Universitas IKOPIN, agar pendidikan perkoperasian semakin berkualitas dan terarah. Karena merupakan bagian dari point penting atau kekuatan gerakan koperasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Ferry menyampaikan juga, bahwa pemerintah tengah mendorong LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir), menjadi bank khusus koperasi, mengingat peran penting lembaga pembiayaan dalam menopang kemandirian koperasi di masa depan.
“Dulu ada bank Bukopin, yang didirikan oleh induk-induk koperasi, namun kini sudah dimiliki investor asing. Sudah saatnya koperasi kembali memiliki banknya sendiri,” harapnya.
Selain itu, Menteri Koperasi juga menekankan pentingnya pembinaan koperasi di daerah serta disampaikan pula, bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan empat menteri, dalam hal penyediaan modal koperasi desa kelurahan merah putih melalui Bank Himbara, untuk mendirikan gudang dan gerai operasional koperasi desa, sebagai bentuk dukungan terhadap arahan Presiden untuk memperkuat ekonomi rakyat.
“Saya senang dan bangga PIP hidup lagi. Ke depan harapannya, gerakan koperasi bisa semakin mendunia dengan adanya PIP,” pungkas Menteri Ferry.
Caption : Pengurus Dekopin Pusat, Menteri Koperasi dan Penasehat Dekopin menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan BP PIP di Hotel Horizon, Jalan Menteng Raya Jakarta Pusat, Rabu (8/10). Foto : Absa


