Pemkot Semarang Akan Hibahkan Aset Untuk Pemprov Jateng Bangun SMA Negeri
SEMARANG[Berlianmedia] – Pemkot Semarang mendorong Pemprov Jawa Tengah untuk menambah SMA Negeri di ibu kota Provinsi Jawa Tengah tersebut, sebagai upaya untuk menyikapi keluhan sebagian masyarakat mengenai jumlah SMA Negeri di kota Semarang.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan surat kepada Gubernur Jawa Tengah, pihaknya siap menghibahkan tanah milik Pemkot Semarang untuk dibangun SMA Negeri.
“SMA dan SMK merupakan kewenangan Provinsi sehingga Pemkot Semarang sifatnya hanya bisa mendorong. Jadi saya akan menyampaikan surat kepada Bapak Gubernur agar tahun depan bisa dibangun SMA Negeri, apabila di titik-titik yang ada aset Pemkot, di titik-titik yang bisa dibangun SMA dan ada tanah Pemkot Semarang, maka Pemkot Semarang siap menghibahkan tanah tersebut kepada Pemprov,” ujar Ita panggilan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu, Minggu (25/6)
Ita menambahkan, mengenai SMA/SMK yang merupakan wewenang Pemerintah Provinsi. Pihaknya hanya bisa mendorong dan menghibahkan apa yang menjadi wewenang dan dimiliki dari Pemerintah kota Semarang.
“Karena SMA dan SMK itu wewenangnya provinsi, dan provinsi tidak punya banyak aset di Kota Semarang. Jadi sifatnya ini mendorong, dan apabila dari kajian diperlukan tanah untuk membangun dan Pemkot punya aset di lokasi tersebut, Pemkot Semarang siap untuk menghibahkan aset untuk membangun SMA Negeri,” tuturnya.
Jumlah SMA Negeri di Kota Semarang memang masih berjumlah 16 sekolah, hal tersebut terbilang sedikit jika dibandingkan dengan ibu kota provinsi lainnya di Indonesia.
Menurutnya, untuk pengelolaannya, SMA/SMK sudah menjadi kewenangan pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak adanya perubahan pembagian urusan pemerintahan bidang pendidikan dan sebagai bentuk implementasi amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terkait peralihan pengelolaan pendidikan menengah dari dinas pendidikan kabupaten/kota ke provinsi.


