Ngeri, Mayat Bos Air Mineral di Cor Dianiaya Kemudian di Mutilasi

SEMARANG[Berlianmedia] – Korban pembunuhan, Irwan Hutagalung, pemilik toko air mineral di Jalan Mulawarman Raya, Tembalang, Semarang disebut mengalami penganiayaan sebelum akhirnya tewas dimutilasi dan jasadnya dicor semen di samping tokonyaa.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar meengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan, khususnya di bagian kepala korban. Dari luka ini, ada dugaan korban dianiaya pelaku sebelum akhirnya tewas.

“Ada luka tanda bekas penganiayaan, yang paling parah pada bagian kepala. Jadi dugaannya, kekerasan dan penganiayaan pelaku ini yang menyebabkan korban kemudian tewas,” ujar Irwan saat melakukan olah TKP ulang, Selasa (9/5).

Dia menyebut, sebelum di cor dengan mengunakan semen korban sempat dimutilasi menjadi empat bagian.

Baca Juga:  Tim Gabungan Bawaslu Tertibkan 815 APK Tak Sesuai Ketentuan

“Masing-masing dipotong pada lengan ke bawah sebelah kiri, lengan k ebawah sebelah kanan, kepala dan badan,” tuturnya.

Terkait aksi sadis pelaku yang kemudian menimbun jasad korban dengan cor semen, Irwan menduga karena spontanitas pelaku yang panik jasad korban akan ditaruh kemana.

Irwan menambahkan, hal ini dikuatkan dengan tidak sempurnanya proses pengecoran, sehingga tetap memunculkan bau busuk saat jasad korban sudah lebih dari dua hari.

“Dugaan kami itu kepanikan pelaku terus spontan menutupi jasad korban pakai cor semen, tapi ini campurannya sepertinya enggak sempurna, sehingga bau busuk tetap muncul”, ujarnya.

Saat ini Polisi masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku pembunuhan.

Sebelumnya, penemuan jasad korban terungkap setelah istri korban, Yunita, mendatangi toko mencari korban yang sudah 4 hari tak pulang rumah.

Baca Juga:  Mahasiswa Magister Hukum USM Mengambil KKL di KPK dan UI

Melihat kondisi toko tertutup dan terkunci, Yunita akhirnya meminta tolong warga sekitar untuk membuka paksa dan saat berhasil masuk toko tercium bau busuk menyengat dan setelah disisir berasal dari gundukan plesteran semen, namun terlihat kaki manusia terjuntai. Temuan ini pun langsung dilaporkan ke Polisi.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!