Libur Nataru, Dishub Kota Semarang Siapkan Pospam Terpadu
SEMARANG[Berlianmedia] – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang telah mempersiapkan Posko Pengamanan (Pospam) Terpadu dalam rangka menyambut libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan mengatakan ada tujuh titik Pospam yang disiapkan bersama Satlantas Polrestabes Semarang. Titik itu di antaranya di kantor Dishub Kota Semarang, Kawasan Tugumuda Semarang, Simpang Lima, Terminal Cangkiran Gunungpati, Terminal Terboyo dan Posko Induk di depan Kantor DKK Pandanaran.
“Nantinya di posko Kantor Dishub ini selama 24 jam ada petugasnya, memonitor pergerakan arus lalu lintas selama libur Nataru. Petugas akan siaga mulai 22 Desember 2023 sampai 4 Januari 2024,” ujar Danang, Rabu (13/12).
Danang menambahkan, akan ada sejumlah kegiatan dalam menyambut Libur Nataru misalnya melaksanakan kegiatan ramp chek di garasi PO bus. Sekaligus menggelar pelaksanaan tes kesehatan dan kelaikan moda transportasi, baik bus lintas sumatera, pariwisata, AKDP, AKAP bersama Satlantas Polrestabes.
“Pengecekan juga dilaksanakan di terminal Tipe A Mangkang dan Terminal penggaron, untuk memastikan kesehatan pengemudi sehingga sanggup mengemudi dengan standar kesehatan dan kendaraan yang laik melayani angkutan operasional Nataru,” tuturnya.
Menurutnya, untuk kondisi kendaraan yang dicek misalnya seperti fungsi wiper, lampu, klakson, termasuk uji emisi kendaraanya menggunakan alat maupun secara kasat mata. Jika kendaraan yang masih ragu akan emosi gas buang maka langsung diarahkan ke Kantor Dishub untuk dilakukan pengujian kendaraan mulai dari fungsi kemudi, dan kelengkapan lainnya.
“Kendaraan-kendaraan yang digunakan itu diharapkan benar-benar fit,” ujarnya.
Sedangkan untuk kesiapan moda transportasi umum saat libur Nataru, tutur Danang, layanan angkutan tersebut akan diback up armada BRT Trans Semarang. Nantinya akan dilakukan penambahan jam operasional sampai malam hari yang akan melayani rute ke pelabuhan Tanjung Emas, maupun sebaliknya.
Selain itu juga akan menyiapkan mobil Feeder khusus mobilitas di tengah kota. Tak hanya itu, Dishub juga akan melakukan pengaturan arus lalu lintas kendaraan dan parkir, terutama pada malam Misa Natal dan malam pergantian Tahun Baru.
“Posko petugas akan ada yang berada diantaranya di gereja karang panas, gereja Gedangan dr. Cipto, sampai gereja Blenduk Kotalama,” ujarnya.
Titik keramaian malam Tahun Baru yang mendapat perhatian dari petugas bersama jajaran Satlantas Polrestabes ada di beberapa titik lokasi, meliputi di taman Tabanas (Gombel), Simpanglima, dan Kawasan Kotalama bakal jadi pusat aktivitas masyarakat.
“Sedangkan khusus di Kotalama sendiri nantinya akan ada pengalihan arus lalu lintas, baik saat malam misa Natal dan malam pergantian Tahun Baru,” tuturnya.
Danang meneuturkan, untuk pengaturan atau rekayasa lalu lintas di jalan tol, sudah ada instruksi yang merupakan kewenangan pusat oleh Dirjen Perhubungan Darat, Kakorlantas Polri, dan Dirjen Bina Marga. Dimana akan melakukan pembatasan untuk angkutan operasional angkutan barang baik truk, kontainer yang masuk tol.
“Pengecualian angkutan barang yang memuat bahan sembako, BBM, bahan ekspor, air minum. Termasuk membatasi tonase truk dan jenis angkutan barang yang diperbolehkan atau tidak masuk tol saat Nataru itu kewenangan dari pusat,” tuturnya.
Sementara pengaturan arus lalu lintas di jalan regular atau selain jalan tol, akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas seperti penerapan one way, atau contra flow yang akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan.


