Kota Semarang Andalkan Shemozza My Tristania di Cabor Sepatu Roda
SEMARANG[Berlianmedia] – Kota Semarang mempunyai atlet andalan di cabang olahraga sepatu roda yaitu Shemozza My Tristania yang lebih karib disapa Mozza. Gadis berusia 14 tahun ini adalah salah satu atlet yang berhasil lolos dari babak kualifikasi Proprov XIV di Pati akhir pekan lalu.
Prestasi Mozza di cabang olahraga sepatu roda tidak bisa dipandang remeh. Mozza yang saat ini tercatat sebagai siswi kelas IX SMP 2 Semarang berhasil meraih medali emas nomor Classic Youth Women di Semarang Slalom Championship 2022.
Di tahun yang sama pula, Mozza juga berhasil meraih medali emas untuk kedua kalinya di nomor Slide Youth Women di ajang Prambaba Championship 2022.
Mozza sangat bersyukur bahwa di tahun ini ia berhasil meraih dua medali emas.
“Bersyukur di tahun ini langsung bisa meraih medali emas, dua lagi. Terlebih setelah masa pandemi, nyaris tidak ada kejuaraan sepatu roda,” ujar Mozza.
Meski selama 2 tahun tanpa ada kejuaraan sama sekali tidak menyurutkan Mozza untuk terus berkembang dengan melatih kemampuannya.
Hingga dibuktikan olehnya saat Kejuaraan Sepatu Roda mulai berjalan kembali seiring longgarnya pembatasan usai Covid melanda, Mozza langsung membuktikan kualitasnya dengan membawa pulang 2 medali emas.
Bahkan di kualifikasi Porprov XIV sepatu roda yang digelar di Pati, kemarin. Mozza dan atlet lain dari Kota Semarang, sudah memastikan tempat di Porprov Jateng 2023.
Mozza sendiri menjelaskan bahwa sebenarnya nomor classic adalah spesialisasinya akan tetapi dalam kualifikasi Porprov XIV meski turun di nomor speed slalom Mozza tetap menjadi yang terbaik di nomor tersebut.
“Memang sebenarnya spesialisasi saya adalah nomor classic hanya sayangnya tidak dipertandingkan di Porprov sehingga pelatih meminta saya turun di nomor speed slalom,” ucapnya.
Diberi kepercayaan untuk meminta turun di nomor speed slalom Mozza membayar lunas kepercayaan tersebut .
Ia juga menambahkan bahwa kedua orangtuanya sangat andil dan mendukung untuk terus berkembang agar menjadi atlet pro.
“Orang tua mendukung penuh dengan memfasilitasi seluruh peralatan terbaik untuk berlatih. Ke depan saya bertekad menjadi atlet pro yang bisa membawa kebanggaan bagi diri dan keluarga serta Kota Semarang tercinta,” ujarnya optimis.


