Jalan Sehat Guru Wujudkan Indonesia
SALATIGA [Berlianmedia] – Ribuan insan pendidikan memenuhi Lapangan SMA Negeri 3 Salatiga pada Kamis 20 November 2025, saat Wali Kota Salatiga dr Robby Hernawan Sp OG secara resmi membuka Jalan Sehat memperingati HUT ke 80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025. Suasana meriah dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan yang melibatkan sekitar 2.700 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Lapangan SMA Negeri 3 Salatiga berubah menjadi lautan manusia sejak pagi. Para guru, tenaga kependidikan, dan pelajar berdatangan dengan pakaian olahraga seragam, menyambut dengan antusias peringatan HUT ke 80 Persatuan Guru Republik Indonesia dan Hari Guru Nasional 2025. Dentuman musik, sorak peserta, serta deretan stan UMKM di sekeliling lapangan menambah hangat suasana jalan sehat yang digelar Pemerintah Kota Salatiga bersama PGRI.
Wali Kota Salatiga, dr Robby Hernawan Sp OG, hadir dan langsung memimpin pelepasan peserta. Didampingi Ketua DPRD Kota Salatiga, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala DP3AP2KB, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, serta perwakilan LKBH PGRI, Robby menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk kembali mengukuhkan peran guru dalam pembangunan bangsa.
“Tema peringatan HUT PGRI dan HGN Tahun 2025 adalah Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas. Tema ini menegaskan bahwa guru merupakan kunci fundamental dalam mewujudkan kualitas pendidikan yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Robby dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Salatiga terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui kebijakan yang berpihak pada guru. Menurutnya, profesionalisme, inovasi pembelajaran, keteladanan karakter, serta kolaborasi antara Pemkot dan PGRI merupakan pilar penting dalam membangun pendidikan berkualitas.
“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada peningkatan kompetensi guru, pemerataan layanan pendidikan, serta penguatan kesejahteraan tenaga pendidik,” tambahnya.
Kegiatan jalan sehat ini tidak sekadar ajang olahraga bersama. Di sisi lain lapangan, panitia menyiapkan stan donor darah, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta bazar UMKM lokal. Para guru terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan maupun berburu produk dari pelaku UMKM yang ikut memeriahkan acara.
Menurut Robby, rangkaian kegiatan ini merupakan simbol kebersamaan dan kepedulian sosial. “Semangat gotong royong seperti inilah yang perlu terus dirawat. PGRI bukan hanya wadah profesi, tetapi juga ruang tumbuh bagi kepedulian antarsesama,” tuturnya.
Hingga akhir acara, suasana semangat dan kebersamaan tidak surut. Peserta yang memenuhi halaman lapangan menunjukkan antusiasme tinggi, menjadikan momen ini bukan hanya bentuk perayaan tetapi juga energi baru bagi dunia pendidikan Kota Salatiga.
Peringatan HUT ke 80 PGRI dan HGN 2025 melalui jalan sehat dan berbagai kegiatan pendukungnya menjadi bukti bahwa kekuatan pendidikan tidak hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga dari ruang kebersamaan. Para guru, dengan peran sentralnya, kembali meneguhkan komitmen mengawal Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.


