Halalbihalal Keluarga Besar USM, Rektor: USM Terus Berbenah dan Bertransformasi

SEMARANG[Berlianmedia] – USM akan terus berbenah dan bertransformasi menuju USM dengan pengelolaan yang harus semakin baik, makin intens menerapkan prinsip-prinsip Good University Governance dan makin kuat dalam digitalisasi dan bersistem.

”Kita pantas mensyukuri, ada USM, bahwa kita memilih dan menjadi bagian dari USM. Tanggal 23 Juni 2023 nanti, usia USM genap 36 tahun. USM hari ini tidak datang tiba-tiba, tapi didirikan dengan niat mulia, pengorbanan, tenaga, pikiran, bahkan harta dan sungguh-sungguh oleh para pendiri, didukung para alumni Prof Sudarto SH dan Prof dr Mulyono, Ir Wijatmoko, Prof Ir Joetoto Hadihardaja, Prof Dr Muladi SH,” ujar Rektor USM Dr Supari ST MT dalam Halalbihalal Keluarga Besar Universitas Semarang 2023 di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Selasa (2/5).

Baca Juga:  Blusukan ke Basis PDIP di Sumut, Ini Jawaban Gibran

Dia mengatakan para pendiri sering berpesan bahwa USM ini bukan milik mereka, bukan milik tapi milik masyarakat.

”Mengingat pesan para pendiri tersebut, kita sadar hari ini, kita telah memasuki era USM yg baru, era di mana perkembangan USM tanpa dipandu Iangsung lagi oleh para pendiri. Kita ditinggali USM denga 16 Prodi, 650 dosen-karyawan, 20.000 mahasiswa, dan lebih dari 45.000 alumni, lengkap dengan sarana dan prasarana yang megah, jalinan kerja sama yang baik dengan mitra dan kepercayaan masyarakat yang tinggi,” tuturnya.

Untuk itu, lanjutnya, sebagai generasi penerus harus menjunjung tinggi, menghormati, harkat, dan jasa-jasa para pendiri. Selain itu, harus mewarisi semangat dan niat mulia untuk menjaga, memelihara, dan melanjutkan cita-cita para pendiri USM.

Baca Juga:  Smartfren Komitmen Dukung Wujudkan Pemilu Damai 2024

”Kita harus melanjutkan cita-cita mereka yakni kut mencerdaskan anak bangsa, menghadirkan Ipteks yang berdaya guna dan berhasil guna, menyiapkan generasi muda yang profesional dan berkeindonesiaan,” ujarnya.

Menurutnya, USM akan terus berbenah bertransformasi menuju USM dengan pengelolaan yang harus semakin baik, makin kuat dalam digitalisasi dan bersistem.

”Mari, transformasi ini kita lakukan dengan HATI, dan hati-hati. Majukan USM dengan Harmoni, Akuntabilitas, Transparansi, Integritas. Transformasi dengan HATI tidak boleh dipaksakan, tapi diawali dengan sadar akal/nalar, pola pikir dan sikap,” tuturnya.

Dia menambahkan, perlahan kurangi selfis, tingkatkan excelence servicea. Bahkan ubah dari aku entuk opo, menjadi aku iso opo untuk USM.

“Kita jangan menunggu datangnya kesempurnaan, Ketidaksempurnaan, justru kita pandang sebagai berkah, peluang dan ladang amal untuk kita. Alhamdulillah, kita menjadi bagian yang mendukung proses vmenuju tercapainya kesempurnaan. Kemajuan USM adalah tanggung jawab kita bersama. Mari transformasi ini, kita laksanakan dan kita kawal bersama, dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!