Bimashena Power Indonesia Gelar Workshop Kurikulum Merdeka

BATANG[Berlianmedia] – PT Bimashena Power Indonesia (BPI) tak hanya menjalankan usaha sebagai konsorsium PLTU Batang, namun juga berperan dalam peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Batang.

Senior Manajer PT Bhimasena Power Indonesia Bhayu Pamungkas mengatakan peran pendidikan sangat penting dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

Dengan demikian, lanjutnya, maka harus ada rencana aksi global yang bertujuan mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mengurangi kesenjangan sosial, dan menjaga lingkungan.

Oleh karena itu, tutur Bhayu, BPI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang serta 28 sekolah mitra BPI menggelar berbagai pelatihan dan workshop yang sesuai dengan tema kurikulum merdeka.

“Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya di sekolah-sekolah di wilayah tersebut,” ujar Bhayu Pamungkas saat Workshop Analisis Tujuan dan Acuan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka di Desa Simbangjati, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Kamis (7/9).

Baca Juga:  Menpan-RB Resmikan 7 MPP Baru di Jateng

Menurutnya, pendidikan memegang peranan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Proses pendidikan harus menjadi kegiatan yang menarik dan menyenangkan bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Pemerintah pun telah menggulirkan berbagai program pengembangan sekolah, seperti Gerakan Literasi Sekolah, Gerakan Sekolah Berkarakter, dan Gerakan Sekolah Menyenangkan.

“Pada 2023 ini menjadi momen penting karena pengembangan guru harus disesuaikan dengan kurikulum merdeka yang saat ini diterapkan di lembaga pendidikan tingkat dasar,” tuturnya.

Salah satu tujuan SDGs, lanjutnya, adalah mewujudkan pendidikan bermutu di semua tingkat pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Batang Budiono menuturkan, PT BPI telah peduli terhadap dunia pendidikan di Kabupaten batang, khususnya di wilayah PLTU Batang.

Dukungan BPI, lanjutnya, sangat bermanfaat dalam era kurikulum merdeka.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam meningkatkan kualitas guru pengajar. Dukungan BPI sangat luar biasa, terutama di dunia pendidikan yang kini berbasis kurikulum merdeka,” ujar Budiono.

Baca Juga:  Peduli Sosial, Istri Wagub Terpilih Terbitkan Buku Pesantren Anti Bullying dan Kekerasan Seksual

Senada Korwil Pendidikan wilayah Kecamatan Tulis, Prapto Suwandi menambahkan kegiatan semacam ini jarang dilakukan secara gratis.

Namun, berkat dukungan PT BPI, acara ini menjadi gratis dan memberikan sertifikat keahlian tambahan bagi para guru.

“Tahun ini, BPI memiliki 8 program workshop untuk peningkatan SDM guru di 28 sekolah yang ada di Kecamatan Tulis, Kandeman, dan 2 sekolah dari Kecamatan Subah,” tuturnya.

Workshop Analisis Tujuan dan Acuan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka mendapat apresiasi dari Kepala Sekolah SD Negeri Simbangjati, Salamah.

Dia mengatakan kegiatan workshop ini sangat dinantikan oleh para guru yang belum mendapatkan workshop dari pemerintah. Namun telah dilakukan oleh BPI untuk Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

“Menariknya, pemateri dalam workshop ini adalah Nur Saadah, yang telah terlibat sejak awal pembentukan kurikulum merdeka. Saya berharap, acara ini benar-benar bermanfaat bagi para guru yang hadir,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!