Berawal dari Kecelakaan di Jalan Tol, Polda Jateng Berhasil Ungkap Peredaran 12 Kilogram Sabu

SEMARANG [Berlianmedia]– Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis sabu seberat 12 kilogram. Pengungkapan ini bermula dari sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang KM 290, Kabupaten Tegal, pada Senin (17/2) pagi.

Dalam mengungkap kejadian tersebut, dua orang pelaku yang berperan sebagai kurir narkoba diamankan beserta barang bukti.

Hal ini disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng (Dirresnarkoba), Kombes Pol Anwar Nasir didampingi Kabid Humas Kombes Pol Artanto, dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Jumat (21/11) pagi.

Dalam keterangannya, Dirresnarkoba menjelaskan, bahwa kecelakaan yang dialami dua orang pelaku berisinisal SN (30), warga Kabupaten Tangerang, dan HS (42), warga Jakarta Utara, melibatkan kendaraan Honda CRV warna putih nopol S-1235-WU, yang dikendarai pelaku dengan truck tronton warna hijau.

Baca Juga:  Dukung Program Presiden Prabowo, 1.185 Siswa SMA 4 Semarang Ikuti Cek Kesehatan Gratis

“Usai kejadian, sopir truk yang ditabrak pelaku sempat melihat salah seorang penumpang menyeberang jalan dan membuang tas ke lahan di pinggir jalan tol. Hal ini kemudian dilaporkan kepada petugas lalu lintas yang menangani kejadian kecelakaan tersebut,” ujar Kombes Anwar Nasir.

Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Ditresnarkoba Polda Jateng yang kemudian menindaklanjuti dengan mengirim tim yang dipimpin Dirresnarkoba Polda Jateng menuju lokasi laka lantas tersebut.

Adapun pengemudi dan penumpang mobil CRV berinisial Tersangka SN dan HS yang mengalami luka akibat kecelakaan sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Tegal sebelum akhirnya diamankan petugas.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, bahwa kedua tersangka mendapatkan perintah dari seseorang berinisial K (DPO), untuk mengambil 11 paket sabu di Lampung pada hari Sabtu (8/2) malam.

Baca Juga:  Ribuan Emak-Emak Meriahkan Jambore RKI Kota Semarang di Moment Semarak Hari Ibu

“Pada hari Minggu (16/2) mereka berangkat dari Lampung membawa Narkotika tersebut ke Jakarta, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Surabaya. Modusnya dengan membawa Sabu dimasukkan ke dalam tas punggung dan di bawa menggunakan Kbm Honda CRV warna putih, yang mengalami kecelakaan tersebut,” terangnya

Usai mengalami kecelakaan di Tol, tersangka SN sempat turun dan menyembunyikan tas berisi 5 kg dan 7 kg Sabu yang sebelumnya di foto dan di share lokasinya  ke tersangka inisial K (DPO), dengan tujuan untuk di ambil.

Kemudian, saat ditelusuri petugas bersama tersangka HS dan tersangka SN,  tas yang diturunkan di temukan dan di ambil oleh para tersangka dengan di saksikan oleh warga.

Setelah menjalani perawatan, tersangka kemudian dibawa petugas ke kantor Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah. Barang bukti narkotika yang ditemukan di pinggir jalan tol, kemudian dilakukan pemeriksaan di laboratorium forensik.

Baca Juga:  Perusahaan Bidang Investasi Harus Intens Sosialisasi Pada Masyarakat

Hasilnya, barang bukti sabu seberat 12 Kg tersebut positif mengandung metamfetamina, zat psikotropika yang termasuk dalam daftar narkotika golongan I. Atas pengungkapan tersebut, potensi masyarakat yang berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba sebanyak 60.000 jiwa.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2), 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau seumur hidup,” tandasnya.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!