Akhirnya Pencaksilat Capai Babak Final, Kota Semarang Raih Medali Emas
REMBANG[Berlianmedia] – Setelah digelar mulai Senin (7/8) dan diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Pencaksilat akhirnya telah mencapai babak final pada Rabu sore (9/8) yang berlangsung di GOR Mbesi Rembang.
Salah satu cabang olahraga paling panjang, mendebarkan dan melelahkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVI ini sangat menguras energi dan emosi karena kondisi venue yang belum memadai.
Bahkan banyak atlet yang kesulitan buang air dan istirahat karena fasilitas untuk keduanya kurang layak.
Final dibuka dengan raihan emas pertama untuk Kota Semarang melalui Tito Hendra Septa setelah mengandaskan perlawanan finalis lain asal Karanganyar.
Final pencaksilat Porprov Jateng XVI ini adalah final sesi pertama yang baru menggelar 3 kelas, yaitu kelas E Putri, E Putra, dan C Putra.
Pada final sesi pertama ini, Kota Semarang meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Perak disumbangkan oleh Qonik Maslahah yang dikalahkan oleh Solo pada kelas E Putri. Sedangkan perunggu disumbangkan oleh Ichwanul Ubaid di kelas C Putra.
Untuk Tito Hendra Septa, dia bermain di kelas E Putra.
Setelah tiga atlet ini bermain di final sesi pertama, masih ada enam atlet Kota Semarang lainnya yang akan bertanding di babak final sesi berikutnya pada Kamis pagi (10/8) mulai pukul 09.00-16.00 WIB.
Mereka terdiri Fitriana wijayanti (B putri), Garda sastra (G putra), M Ainun najib (D putra), Dias elfana (A putri), Amelina anggun (F putri), dan M rifki yulianto ( J putra).
Dian Kristanto selaku pelatih mengatakan dia bangga dengan raihan medali di final sesi pertama ini. Namun harus mempersiapkan enam atlet lainnya besok pagi.
“Ya aman, satu emas, satu perak, satu perunggu. Saya langsung istirahatkan atlet yang sudah meraih medali dan langsung menyiapkan yang akan bertanding besok,” ujarnya.


