Saatnya Juara Brasil Setelah Menunggu 20 Tahun

Tim Brasil punya tradisi kuat dalam turnamen piala dunia dan selalu lolos ke event akbar sepakbola tertinggi ini. Dengan mengoleksi gelar juara sebanyak 5 kali (1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002) sudah cukup menjawab semua aspek.

Perjalanan mereka menuju Qatar atau saat Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Conmebol begitu mengesankan. Dari 17 pertandingan yang dijalani, Brasil meraih 14 kemenangan, tiga kali imbang, dan tidak pernah kalah. Selecao (Julukan TImnas Brasil) mengoleksi 45 poin dan berada di puncak klasemen Kualifikasi Piala Dunia Zona Conmebol.

Dengan bermaterika pemain bintang dan ā€œmewahā€ di semua lini dari posisi penjaga gawang hingga striker tidak diragukan lagi Brasil menjadi salah satu kandidat juara Piala Dunia 2022. Dari sektor kiper terdapat dua nama besar yaitu Allison Becker dan Ederson.

Sedangkan di barisan pertahanan, lini tengah hingga barisan depan terdapat perpaduan pemain senior berpengalaman dan pemain muda. Ada nama Thiago Silva, Marquinhos, Casemiro, Neymar, Vinicius Jr, dan sebagainya. Nama terakhir saat ini cukup sukses membawa Real Madrid menjadi klub terbaik di dunia saat ini.

Selecao di Qatar nanti akan berada di Grup G bersama dengan Swiss, Serbia dan Kamerun. Di atas kertas untuk lolos ke fase grup pasti sangatlah mudah dengan kedalaman skuad pemain yang cukup berimbang.

Baca Juga:  Amin Menangis Akhirnya Punya Rumah Berkat Program Tuku Lemah Oleh Omah

Piala Dunia 2022 akan menjadi partisipasi ke-22 Timnas Brasil di ajang tersebut, terbanyak sepanjang sejarah. Menariknya, Serbia dan Swiss adalah dua tim yang dihadapi timnas Brasil pada Piala Dunia 2018 Rusia. Kala itu, Brasil bermain imbang 1-1 dengan Swiss, lalu bisa menaklukkan Serbia dengan skor 2-0.

Tim Samba saat ini masih dilatih oleh Tite. Pelatih berusia 61 tahun ini ditunjuk sebagai pelatih sejak Juni 2016. Selama menangani Brasil, dia sudah menjalani 76 pertandingan dengan hasil 58 kali menang, 13 kali imbang, dan lima kali kalah. Dengan catatan tersebut, ada harapan dari publik kepada Tite untuk membawa pulang trofi Piala Dunia 2022.

Meski demikian, Tite tidak mau besar kepala. Dia tetap mewaspadai lawan-lawannya di Piala Dunia.

ā€œKita berbicara soal kekalahan Italia dan Portugal dari Swiss dan Serbia. Dan lawan kami juga tim kuat dari Afrika, Kamerun. Saya melihat pertandingan Swiss saat bermain melawan Italia. Permainan mereka luar biasa dan juga bermain di level tertinggi,ā€ ujarnya seperti dikutip dari France24.

Baca Juga:  KAI Hadirkan Program Umroh Gratis Tahap 2

Tite sudah hampir enam tahun membesut Selecao dan sampai saat ini Tite hanya memberikan gelar Copa America 2019. Piala Dunia 2022Ā  akan menjadi penentuan bagi nasib Tite di kursi pelatih Brasil. Pelatih berusia 61 tahun ini memiliki modal skuad mumpuni untuk berbicara banyak di Qatar nanti.

Formasi 4-2-3-1 menjadi salah satu favorit Tite di beberapa laga terakhir Brasil. Kemenangan 5-1 atas Tunisia pada laga persahabatan September 2022 lalu menjadi kali terakhir kali Tite menggunakan formasi ini.

Sebelum menggunakan formasi tersebut, Tite cukup maniak dengan Formasi 4-3-3 menyerang. Wajar saja, Tite sudah pasti memanfaatkan Brasil yang diperkuat banyak pemain sayap kelas dunia dengan formasi ini.

Tite juga beberapa kali menggunakan formasi 4-4-2 dengan skema double pivot. Penggunaan formasi ini tentu saja ketika melawan tim-tim dengan kapasitas menyerang yang kuat dan cepat.

Key Player Neymar

Neymar da Silva Santos JĆŗnior atau lebih dikenal dengan panggilan Neymar masih tetap menjadi pemain kunci bagi Brasil. Pemain yang lebih sering bermain di penyerang sayap kiri ini di Timnas Brasil juga bisa bermain di posisi penyerang kedua ataupun gelandang serang.

Itulah kenapa Neymar sering disebut pemain dengan ā€œfenomena sejatiā€ untuk saat ini.

Baca Juga:  Sensus Pertanian 2023 Digelar Juni-Juli, Masyarakat Diminta Berikan Data Riil

Pemain berusia 30 tahun ini dibekali kemampuan kecepatan dan keterampilan menahan bola saat di depan ataupun memberikan umpan. Kemampuan dribblingnya, teknis dan kemampuannya tidak diragukan lagi, terlebih sekarang Neymar cenderung dimainkan sebagai pengatur permainan di skema Tite 4-2-3-1.

Neymar

Menjalani debut pada 10 Agustus 2010 saat memakai seragam Timnas Brasil, Neymar saat ini sudah melakoni 120 pertandingan dengan 74 gol dan 55 assist. Terpaut 3 gol dengan legenda Brasil Pele yang saat ini menjadi pencetak gol terbanyak bagi Brasil.

Tentunya ini menjadi motivasi tersendiri bagi Neymar untuk mencetak namanya dalam sejarah menjadi pencetak gol terbanyak bagi Selecao dan Piala Dunia 2022 akan menjadi saksi sejarah apakah Neymar bisa membawa Brasil menjadi Juara Dunia 2022 setelah menunggu selama 20 tahun dan tentunya menggeser Pele menjadi nomor satu pencetak gol terbanyak untuk Selecao.

Profil Tim Nasional Brasil

Julukan: Selecao

Didirikan: 1914

Warna: Kuning dan Biru

Federasi: FIFA

Pelatih kepala: Tite

Kapten: Thiago Silva

Pencetak gol terbanyak: Pele (77 gol)

Caps terbanyak: Cafu (142)

Stadion: Stadion Maracana

Kode FIFA: BRA

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!