Tersangka Anak Durhaka Tega Bunuh Ibu Kandungnya Akhirnya Tertangkap Polrestabes Semarang
SEMARANG [Berlianmedia] – Polrestabes Semarang berhasil menangkap Imam Ghozali, (36), atas kasus pembunuhan keji terhadap ibu kandungnya, Salamah, (61) di kediamannya Jalan Gunungsari, Desa Jomblang, Kecamatan Candisari, Semarang, pada hari Selasa, (18/02/2025), sekitar pukul 23.15 WIB
Penangkapan tersebut terjadi pada Minggu pagi (23/2), di kawasan Tanah Putih, Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, tak jauh dari lokasi kejadian perkara, setelah sebelumnya pelaku diduga langsung kabur setelah menikam ibunya hingga tewas.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi memaparkan penangkapan tersebut dalam jumpa pers di Ruang Rupatama Mapolrestabes Semarang siang tadi, Rabu (26/2).
“Tersangka ditemukan dalam kondisi pucat dan lemah, setelah bersembunyi di rumah kosong sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian perkara selama lima hari tanpa makanan,” ungkapnya.
Saat diperiksa, Imam mengakui perbuatannya dan mengaku dendam kepada ibu kandungnya.
“Tersangka merasa sakit hati karena tidak diberi uang dan ibunya selalu membanding-bandingkannya dengan adik-adiknya,” jelas Kombes Pol M Syahduddi.
Penyidik mengetahui bahwa Imam adalah seorang pengangguran, sering meminta uang kepada ibunya, dan sering mabuk. Jika permintaannya tidak dipenuhi, ia dilaporkan mengancam ibunya dan merusak barang-barang di dalam rumah.
Pada kesempatan itu, Kombes Pol Syahduddi juga menguraikan kronologi kejadian pembunuhan tersebut.
“Peristiwa itu terjadi saat pelaku sedang menonton TV dan sempat terjadi pertengkaran dengan korban. Pelaku yang geram mengambil parang dari kamarnya dan menyerang korban yang sedang bersiap untuk beristirahat di kamarnya,” urainya.
Korban mengalami beberapa luka tusuk dan meninggal di tempat kejadian perkara. Hasil otopsi mengungkap seberapa parah kekerasan tersebut.
“Korban meninggal dunia akibat luka tusuk di dada kiri hingga menembus paru-paru dan jantung kiri,” kata Kapolrestabes.


