Tekan Inflasi, Pemkab Demak Gelar Garakan Pangan Murah

DEMAK[Berlianmedia] – Gerakan Pangan Murah digelar di Desa Kerangkulon Kecamatan Wonosalam diserbu masyarakat, Senin (18/12). Kegiatan yang digagas oleh Tim Pengendali Inflasi Kabupaten Demak itu dalam rangka menekan angka inflasi, khususnya menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).

Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE mengatakan angka inflasi Kabupaten Demak saat ini adalah 2,6% . Angka yang relatif aman sebenarnya.

ā€œNamun Pemkab Demak berupaya menekannya supaya tidak semakin parah dengan cara beberapa kali menyelenggarakan pasar murah. Harapannya tentu dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat,ā€ ujarnya, didampingi Sekda H Akhmad Sugiharto ST MT, selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Kabupaten Demak.

Komoditi yang tersedia dengan harga di bawah pasar karena mendapatkan subsidi harga dari Pemda dan BUMD namun tetap berkualitas antara lain beras premium, minyak goreng, gula pasir, mi instan dan kecap. Di samping juga daging ayam segar yang dijual di stan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Rp 25.000 per ekor ukuran sekitar 900 gram.

Baca Juga:  KAI Road Show Gelar Film Dokumenter Strangers with Memories

ā€œMaka itu terimakasih kami sampaikan kepada Tim Pengendali Inflasi Kabupaten Demak yang terdiri dari Bagian Perekonomian, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, serta BPKPAD. Di samping pula Bulog dan Forkom BUMD Kabupaten Demak yang telah bersinergi hingga pasar murah ini sukses terselenggara,ā€ tutur bupati.

Di sisi lain, Plt Kepala Bagian Perekonomian SDA Setda Demak H Arief Sudaryanto SSos MSi menambahkan, Gerakan Pangan Murah dimaksudkan membantu menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di Kabupaten Demak. Paket barang-barang pangan yang disediakan dijual dengan harga murah, namun tetap berkualitas.

Selain komoditi pangan bersubsidi harga senilai Rp75.000 berupa beras premium 5 kilogram, serta minyak goreng 2 liter sebanyak 500 paket, tersedia ratusan paket lainnya dari Dinpertan dan Forkom BUMD Kabupaten Demak.

Baca Juga:  Telkomsat Dukung KesuksesanĀ  Ā KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo

Semuanya ludes diborong masyarakat yang mengaku sangat terbantu adanya pasar murah itu.

Seperti disampaikan Sriati, warga Desa Kerangkulon. Dirinya merasa beruntung dapat membeli beras, minyak goreng dan gula sekaligus seharga Rp75.000. Sementara bila membeli di pasar bisa lebih dari Rp100.000 untuk barang yang sama.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!