Jelang Akhir Tahun, Pasar Properti Semarang Melonjak
SEMARANG[Berlianmedia] – Pameran Property Expo Semarang ke-6 yang berlangsung 8 – 19 November 2023 di Mall Paragon Semarang berhasil membukukan transaksi yang menggembirakan. Transaksi menembus senilai Rp27,3 miliar, dengan penjualan 11 unit rumah.
Ketua Panitia Property Expo Semarang Dibya K Hidayat mengatakan hasil pameran sangat menggembirakan bagi pengembang, karena di pameran sebelumnya hanya terjual 5 unit saja dengan nilai Rp10 miliar.
“Secara penjualan unit naiknya sangat lumayan dibandingkan yang lalu. Ada penjualan 1 unit yang besar nilainya mencapai Rp13 miliar di BSB City. Kemudian rata-rata rumah yang terjual harga Rp 1 miliar,” ujar Dibya.
Dibya berharap, kenaikan penjualan akan terus berlanjut hingga Desember 2023. Pengembang sangat berharap agar program insentif PPN untuk pembelian rumah komersil baru, atau PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100% untuk rumah seharga sampai Rp5 miliar segera diberikan.
Menurutnya, program itu akan sangat membantu pembeli dan menggerakan perekonomian. Namun sayang hingga penghujung November 2023 belum juga diputuskan pemerintah.
“Intensif PPN ternyata sampai saat ini belum jalan, yang justru mengganggu penjualan. Masyarakat sudah menunggu, namun tidak kunjung diberlakukan. Rencananya berlaku November 2023, kalau secepatnya berlaku jelas akan berdampak positif.
“Berita ini sangat bermanfaat bagi yang sangat membutuhkan,” tuturnya.
Dia menambahkan, saat ini pengembang di Jateng telah siap dengan berbagai rumah stok yang dimiliki. Ia berharap insentif PPN tidak molor hingga tahun 2024.
“Kalau nunggu tahun depan jangkanya akan tambah pendek hanya sampai Juni 2024, padahal tujuannya untuk menggerakkan ekonomi di akhir tahun,” ujarnya.


