Wagub Taj Yasin Segera Bawa Warga Demak Bahas Rob ke Kementerian PU

REMBANG [Berlianmedia]– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, akan segera membawa warga Demak ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU), untuk membahas persoalan rob yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Demak.

Di Kementerian PU, Wagub Jateng bertemu dan menggelar rapat dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggoro, di Jakarta pada Kamis (12/6).

Taj Yasin mengaku, menerima panggilan dari Menteri PU saat sedang dalam perjalanan menuju Rembang. Hal itu Ia sampaikan usai menghadiri acara Sedekah Bumi dan Tasyakuran, di Halaman Masjid Al-Munawar, Sarang, Rembang.

“Besok, Insya Allah saya akan rapat dengan Menteri PU untuk membahas penanganan permasalahan rob yang ada di Jawa Tengah,” ujar Yasin, Rabu malam (11/6).

Sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu menuturkan, rapat yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB tersebut, juga akan dihadiri oleh sejumlah perwakilan masyarakat Kabupaten Demak.

Baca Juga:  Datangkan Pendeta GBI Gajahmada, Lapas Semarang Gelar Pembinaan Rohani Kristiani

Harapannya, pemerintah pusat dapat mendengar langsung kondisi di lapangan dan masyarakat mendapat penjelasan terkait upaya yang telah dan akan dilakukan.

“Doakan kami bisa mengatasi permasalahan ini, agar semuanya jelas dan kita bisa bersama-sama membangun Jawa Tengah,” tegasnya.

Bukan Sekedar Tradisi

Acara Sedekah Bumi di Masjid Al-Munawar, Sarang, menurut Yasin, bukan sekadar tradisi syukuran, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam di tengah krisis lingkungan yang makin mengkhawatirkan, terutama di pesisir utara Jawa Tengah.

Sementara itu data terbaru mencatat, bahwa banjir rob dan luapan Sungai Tuntang telah merendam 13 desa di 5 kecamatan di Kabupaten Demak. Sekitar 2.903 kepala keluarga dan 2.959 rumah terdampak. Fasilitas umum seperti sekolah, pasar, serta lahan pertanian seluas 730 hektare juga turut terkena imbas.

Baca Juga:  ISC Resmi Laporkan Kasus Pekerja Tewas di SMPN 25 Semarang ke Kepolisian, Desak Penyidikan Tanpa Tebang Pilih

Sebagai langkah darurat, Pemprov Jawa Tengah telah menerjunkan tiga unit pompa air, untuk mempercepat surutnya genangan, serta menyediakan kapal fiber untuk membantu siswa, tetap bisa berangkat sekolah di tengah kondisi banjir.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!