Urutan ke 2, Kontingen Jateng Dulang 89 Medali di Pomnas XVII 2022
SEMARANG[Berlianmedia] – Ketua Umum Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Jateng Handojo Djoko Waloejo mengatakan, Provinsi Jawa Tengah berada di urutan kedua setelah kontingen DKI Jakarta, dengan meraih 89 medali. Menurutnya, capaian yang ditorehkan pada 2022 melebihi target yang dicanangkan.
Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVII 2022 diselenggarakan di Universitas Negeri Padang, Sumbar 17-26 November lalu itu, capaian Jateng sekaligus memperbaiki catatan perolehan medali, setelah pada Pomnas XV dan XVI posisi kontingen Jateng terhempas di ranking 4.
“Ini melebihi target. DKI Jakarta memang selalu yang nomor satu, karena banyak pemain yang berasal dari Pelatnas. Sedangkan posisi dua selalu diperebutkan antara kita (Jateng), Jabar, dan Jatim. Itu selalu bergantian,” ujarnya, Rabu (30/11).
Dia menambahkan, beberapa cabang olahraga seperti atletik, karate, panjat tebing, pencak silat, petanque, sepak takraw, taekwondo, tarung derajat, dan tenis lapangan, menjadi cabor pendulang emas. Pada ajang itu, Jateng memeroleh 28 emas, 23 perak, dan 38 perunggu.
Handojo menuturkan, capaian kontingen Pomnas Jateng tidak lepas dari banyaknya mahasiswa berprestasi di bidang olahraga dari kampus-kampus.
Dua mengatakan, setelah Pomnas XVI di DKI Jakarta, pengurus bersama paguyuban pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan Jawa tengah melakukan evaluasi dan merancang strategi tertentu.
“Kita punya regulasi agar perguruan tinggi membuka pintu selebar-lebarnya untuk penerimaan mahasiswa dari bidang seni dan olahraga. Perguruan tinggi memberi kemudahan, seperti beasiswa dan perkuliahan,” tututrnya.
Menurut Handojo, strategi itu mumpuni untuk menggaet atlet-atlet berprestasi, agar belajar di perguruan tinggi yang ada di Jateng, sehingga, pada Pomnas 2022 tidak kesulitan mencari atlet untuk mewakili Jateng.
Perlu diketahui, atlet yang mewakili Jateng pada Pomnas XVII 2022 berasal dari 29 perguruan tinggi. Di antaranya Unnes, USM, UNS, Undip, Unika Soegijapranoto, Untag Semarang, UMP Purwokerto, Udinus, UMS Surakarta, Unisri, Unsoed, Upgris, Unsa, UKSW, UMK, UNW, UMPP Pekalongan, UNIMUS Semarang, UIN Saizu Purwokerto, Undaris, Universitas AKI, Unnisula, Universitas Stikubank, UT Semarang, UT Surakarta, UTP Surakarta, Polmarin, STIE Anindyaguna dan STKIP Darussalam Cilacap.
Dia berharap, prestasi ini menjadi pelecut agar pembinaan olahraga di Jateng semakin baik, untuk persiapan Pomnas XVIII 2023 di Kalimantan Selatan
“Pada gelaran ini, kami dibantu secara pendanaan oleh Pemprov Jateng melalui Disporapar Jateng, KONI Jateng dan Perguruan Tinggi yang mengirimkan atlet. Kami juga menyampaikan, perguruan tinggi di Jateng membuka pintu lebar bagi para atlet berprestasi, yang ingin meneruskan ke jenjang lebih tinggi,” ujar Handojo.


