Unisvet Luncurkan Program Inovasi Urban Farming Berbasis Smart Aeroponik
SEMARANG[Berlianmedia] – Universitas Ivet (Unisvet) Semarang meluncurkan program pengembangan inovasi urban farming berbasis smart aeroponik di lapangan olah raga Tambakharjo Semarang Barat, Kota Semarang, Minggu (27/8).
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unisvet , Raditya Ahmad Rifandi S Kel MLing
mengatakan program ini merupakan realisasi upaya Unisvet dalam memberdayakan masyarakat dalam melakukan efisiensi penggunaan air dan energi serta pemantauan kualitas nutrisi berbasis internet of thing.
“Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program pengabdian masyarakat yang disiapkan oleh Unisvet. Dalam melaksanakan kegiatan kami memggandeng beberapa mitra yang memiliki kepedulian untuk memberdayakan masyatakat,” ujar Raditya.
Menurutnya, mitra kerja itu adalah PT Pertamina DPPU Ahmad Yani dan Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kota Semarang dan warga masyarakat di Kelurahan Tambakharjo Kecamatan Semarang Barat.
Dengan adanya pengembangan teknologi Smart Aeropnik ini, lanjutnya, maka akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pemeliharaan tanaman budidaya mulai sejak tahap penanaman hingga panen, karena semua dapat terpantau dan di-setting menggunakan handphone dimanapun posisinya.
Rektor Unisvet Semarang Dr Tri Leksono Prihandoko SKom MPd Kons
menuturkan, peluncuran program ini merupakan bagian dari langkah-langkah inovatif para akademisi Unisvet dalam mengamalkan amanat tri dharma perguruan tinggi.
“Langkah inovatif ini membuktikan para akademisi Unisvet terus berupaya melakukan penerapan teknologi yang dapat berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ketua BAZNAS Kota Semarang
Arnaz Agung Andrarasmara SE MM
menambahkan, penerapan teknologi untuk urban farming ini sangat berpotensi dalam mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.
“Baznas Kota Semarang berharap kegiatan ini dapat terealisasi sesuai dengan target yang ditetapkan,” ujarnya.
Peluncuran program ini juga diselingi dengan bakti sosial berupa pembagian bantuan santunan anak yatim piatu di kota Semarang.


