Tidak Ada Penalti Bila Laga Arema vs Persebaya Diubah Jam Kick-off-nya

JAKARTA[Berlianmedia] – Indosiar, PT LIB dan PSSI dimintai keterangan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan di Kemenko Polhukam, Selasa (12/10).

Indosiar diwakilkan oleh Direktur Programing Indosiar Harsiwi Achmad untuk memberikan keterangan kepada TGIPF perihal permasalahan jam tayang yang terlalu malam saat pertandingan Arema melawan Persebaya dan setelah laga usai kericuhan terjadi hingga mengakibatkan 132 korban jiwa meninggal dunia dan ratusan orang masih berada di Rumash Sakit untuk penyembuhan.

Dalam keterangannya Harsiwi mengatakan permasalahan jadwal tayang itu sudah disusun dari awal oleh PT.LIB kemudian dikoordinasikan dengan Indosiar selaku official broadcaster saat memberikan keterangan kepada TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (01/10) di Kemenko Polhukam.

Harsiwi juga mengatakan jadwal yang telah disusun itu dapat berubah sesuai dengan kondisi lapangan. Dia menyebut Indosiar tetap harus mengikuti jadwal dari PT LIB.

Baca Juga:  Proses Revitalisasi Pasar Dargo Kota Semarang, Tempat Karaoke Akan Dievaluasi Keberadaannya

“Kemudian dalam perjalanannya pasti terjadi dinamika dan ending-nya memang PT LIB yang menentukan jadwal tayang. Kemudian Indosiar harus mengikuti jadwal tayang tersebut,” ungkapnya.

Harsiwi mengatakan Indosiar sepenuhnya mengikuti keputusan jadwal tayang Liga 1 saat Arema FC melawan Persebaya sesuai dengan PT LIB. Sebab, PT LIB merupakan operator.

“Kami semua mengikuti apa yang sudah ditentukan PT LIB, karena PT LIB adalah operator yang menjalankan, yang tahu lapangan seperti apa, mengkoordinir semua stakeholder termasuk kami sehingga kami harus mengikuti apa yang diputuskan PT LIB,” jelas dia.

Dia menjelaskan, pihaknya sempat mendapat kabar soal rencana dimajukannya jam pertandingan Arema FC melawan Persebaya pada Selasa (13/9). Kendati demikian, Harsiwi mengaku PT LIB mengonfirmasi bahwa pertandingan tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal.

Baca Juga:  Sopir Truck Ugal-ugalan Hingga Tugu Adipura Tangerang Ditetapkan Tersangka

“Jadi surat itu ditujukan kepada PT LIB dan kemudian PT LIB mengatakan bahwa mereka akan berkoordinasi kembali dengan pihak perizinan. Akhirnya kita mendapat konfirmasi kembali pada tanggal 27 September 2022 bahwa jadwal yang semula yaitu jam 20.00 WIB diizinkan oleh kepolisian,” sambungnya.

Sedangkan setelah selesai bertemu dengan TGIPF Harsiwi memberikan keterangan kepada media dan menegaskan tidak ada penalti bagi PT Liga Indonesia Baru (LIB) jika ada perubahan jadwal siaran laga Arema FC melawan Persebaya.

“Apabila berubah di sore, maka kami akan ikut. Apabila tidak, ya, kami akan melaksanakan apa yang menjadi keputusan PT LIB,” ujarnya.

Harsiwi juga memberikan info bahwa jadwal pertandingan sudah diatur selama satu musim Liga 1. Kendati demikian, perubahan-perubahan bisa saja terjadi mengikuti kondisi di lapangan.

Baca Juga:  Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN Tekankan Pentingnya Komunikasi Publik

“Yang mana perubahan itu akan dikomunikasikan oleh PT LIB kepada kami dan kami di Indosiar pasti akan mengikuti apa pun, berubah atau tidak berubah PT LIB lah yang menentukan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pihaknya tak pernah memberikan penalti bagi PT LIB terkait perubahan jadwal siaran pertandingan sepakbola. Dia menyinggung PT LIB yang mengubah jadwal pertandingan Liga 1 pada 2018.

“Liga 1 2018 banyak sekali perubahan-perubahan. Itu mungkin setiap tahunnya ada 20 sampai 30 persen perubahan, tapi kami tidak pernah melakukan atau menjalankan penalti,” kata Harsiwi.

“Karena semuanya hasil diskusi dan kami tahu bahwa apa yang ditentukan PT LIB yang terbaik dan untuk keselamatan dan kebaikan semuanya,” lanjut dia.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!