Sumanto Respon Pidato Puan dan Prabowo: Fokus Jateng Hapus Kemiskinan

SEMARANG [Berlianmedia] – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menegaskan fokus utama daerah saat ini adalah menghapus kemiskinan. Hal itu ia sampaikan usai menanggapi pidato kenegaraan Ketua DPR RI Puan Maharani dan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2025, yang menurutnya mampu membangkitkan semangat pejabat daerah untuk kembali memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Ya ini dalam rangka peringatan 80 tahun Indonesia merdeka ya, tadi sudah disampaikan Bu Ketua DPR RI dan Pak Presiden, otomatis memberi semangat pada daerah-daerah untuk lebih bisa membangun daerahnya,” ujar Sumanto, Jumat (15/8), usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung Berlian.

Oplus_131072

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, pesan yang disampaikan Puan maupun Prabowo menekankan pentingnya keberpihakan pada rakyat dengan target ambisius: mewujudkan angka kemiskinan nol persen.

Baca Juga:  SIG Kembangkan Diversifikasi Produk dan Layanan

“Yang tadi ditekankan adalah, yang harus kita lakukan, membuat angka kemiskinan nol persen. Kita sudah pikir-pikir dengan Pak Gub ya, akan kita perjuangkan. Walaupun tantangannya berat, tapi harus kita laksanakan, karena mereka adalah Warga Negara Indonesia yang punya kedudukan yang sama,” tegasnya.

Sumanto menambahkan, perjuangan mengentaskan kemiskinan adalah bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah mengantarkan bangsa ini merdeka. Ia menilai seluruh pemangku kebijakan wajib menyejahterakan generasi penerus agar bisa hidup setara.

“Mungkin nenek atau kakek yang dulu juga berjuang untuk merdeka. Ini yang harus kita lakukan pendekatan terus, berjuang terus supaya menjadi setara dengan kita-kita, pendapatannya cukup. Ini menjadi tantangan bagi seluruh gubernur, anggota DPRD, ASN, masyarakat, hingga pengusaha untuk mengeroyok [kemiskinan] bersama,” pungkas Sumanto.

Baca Juga:  Mbak Ita Didampingi Suaminya Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Wali Kota di DPC PDIP, Siap Majukan Kota Semarang

Sementara itu, dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa kekuasaan adalah alat, bukan tujuan. Ia menekankan kekuasaan harus dipakai untuk menghadirkan kebijakan yang nyata demi kesejahteraan rakyat.

“Kekuasaan adalah alat, bukan tujuan. Alat untuk menghapus kemiskinan, memajukan keterbelakangan, dan memberi kepastian hidup yang lebih layak bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Puan di Gedung DPR RI, Jakarta.

Puan juga mengingatkan agar para pejabat negara tidak hanya hadir dalam simbol, baliho, atau sekadar pidato, tetapi benar-benar hadir di tengah rakyat. “Negara harus hadir di sawah, di sekolah, di rumah sakit, dan di kampung-kampung yang menanti keadilan sosial,” tandasnya.

Menutup pernyataannya, Sumanto kembali menekankan bahwa semangat pidato kenegaraan harus diwujudkan dalam aksi nyata di Jawa Tengah. “Kami di DPRD Jateng bersama pemerintah daerah akan terus berkomitmen, langkah demi langkah, agar cita-cita menghapus kemiskinan benar-benar bisa dirasakan rakyat,” tutupnya.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Buka Hotline Aduan Kasus Keracunan Menu MBG

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!