Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp500 Juta Untuk Korban Gempa Cianjur
SEMARANG[Berlianmedia] PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyalurkan bantuan senilai Rp500 juta untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sebagai bentuk kepedulian kepada para korban gempa di wilayah itu.
Bantuan yang diberikan berupa produk-produk Sido Muncul kepada para korban gempa, di antaranya dari Tolak Angin Cair 60 karton, Tolak Angin Cair Sugar Free 30 karton, Tolak Angin Anak 30 karton, Tolak Linu Herbal 30 karton, Kbe Anggur Vita C 30 karton Vit C 1000 Lemon 100 karton, Kopi Jahe 100 karton, Esemag 30 karton, Jahe Wangi 50 karton STMJ 50 karton dan Alangsari RTD 50 karton.
Selain itu juga diberikan bantuan beras sebanyak 5 ton dan sembako lainnya. Totalnya mencapai Rp500 juta, untuk beras senilai Rp60 juta, selebihnya Rp440 juta berupa bantuan produk-produk Sido Muncul.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Komando Resor Militer (Korem) 061/Surya Kencana, Rabu (23/11).
Irwan turut menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para korban gempa Cianjur. Bahkan turut prihatin dan menyatakan berbelasungkawa kepada para korban meninggal akibat gempa itu.
“Sido Muncul turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa warga Cianjur. Semoga bantuan ini dapat meringankan sedikit beban para korban. Saya ikut mendoakan korban dan keluarganya. Juga, agar semuanya bisa cepat tertangani,” ujar Irwan.
Irwan mengatakan bantuan berupa beras dan produk ini, sebagai upaya untuk memudahkan pendistribusian di lapangan.
“Bentuknya produk karena untuk memudahkan pendistribusian. Kalau uang kan nanti repot, padahal semua petugas yang ada di sana sudah sibuk. Kalau bantuan produk kan tinggal disalurkan ke posko-posko yang membutuhkan,” tutur Irwan.
Bantuan itu diberangkatan dengan menggunakan tiga armada truk dari Kantor Sido Muncul di Cipete Raya Jakarta ke lokasi bencana Jawa Barat.
Seperti diketahui, gempa berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) berdampak besar. Data sejauh ini, 271 orang meninggal dunia dan 40 korban belum ditemukan.
Tak hanya itu, bencana ini juga menyebabkan kerugian materil. Sebanyak 56.320 rumah warga rusak dan 140 infrastruktur maupun fasilitas umum rata dengan tanah. Bahkan, hingga Selasa (22/11), 13.000 warga juga masih mengungsi karena gempa-gempa susulan yang masih terjadi.


