Setelah Lama Membisu, Ganjar Nyatakan Siap Maju Capres, Puan Bagaimana?
JAKARTA[Berlianmedia] – Setelah lama membisu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya buka suara. Untuk kali pertama dia menyatakan kesanggupannya maju sebagai Capres jika diusung PDI-Perjuangan.
Apakah ini sinyal Ganjar siap melawan Puan Maharani?
“Ketika partai kemudian sudah membahas secara keseluruhan dan dia akan mencari anak-anak bangsa yang menurut mereka terbaik, menurut saya, semua orang mesti siap akan hal itu,” ujar Ganjar, dikutip dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube BeritaSatu, Selasa (18/10).
Kesiapan maju Capres Pemlu 2024 ini merupakan yang pertama pernyataan dari Ganjar setelah sekian lama menerima pandangan negatif dari koleganya di PDI-P.
Kendati demikian, Ganjar menuturkan, tetap menghormati etika politik di internal PDI-P di mana mekanisme pengumuman capres dilakukan oleh Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
Namun, di sisi lain, Ganjar pun menilai bahwa hasil survei juga mesti dilihat partai dalam mengusung Capres ataupun calon wakil presiden (Cawapres).
“Tentu terkait dengan realitas yang ada di survei dan kemudian semua orang perbincangan. Kan suara rakyat juga tidak boleh diabaikan,” tutur kader PDI-P itu.
Ganjar mengatakan, dirinya menunggu langkah konsolidasi PDI-P dalam membangun kerja sama politik antarpartai.
Menurutnya, PDI-P bisa mengusung calon sendiri karena sebagai pemenang Pemilu 2019.
Oleh karena itu, tutura Ganjar, hendaknya partai lain bergabung dengan PDI-P dalam kerja sama politik.
“Rasa-rasanya bangsa ini terlalu besar untuk diurus sendirian. Ada banyak multidimensi persoalan yang ada di sana dan membutuhkan kebersamaan,” ujar Ganjar.
Ganjar sebelumnya pernah menegaskan bahwa dirinya tak terpengaruh dengan hasil survei sejumlah lembaga survei yang menyatakan elektabilitasnya tinggi.
Sebagai kader PDI Perjuangan, dia menyatakan akan tegak lurus dengan keputusan yang akan diambil oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri terkait siapa yang akan diusung sebagai calon presiden kelak.
“Survei itu pekerjaan yang dilakukan oleh surveyor, biarkan saja. Kalau partai kan keputusannya hasil kongres di Bu Mega,” tutur Ganjar di Sekolah Partai PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/6) silam.
Dia menambahkan, hingga kini belum ada pembicaraan apapun terkait dengan Pilpres 2024.
“Di PDI-P enggak ada diskusinya itu, karena mandat kongres sudah diberikan,” tutur Ganjar.
Meski begitu, Ganjar mengaku tak bisa mengomentari sikap partai politik lain. dia menyatakan tetap menghormati keputusan yang diambil oleh partai politik lain.
“Di beberapa partai lain, saya menghormati ada prosesnya masing-masing. Kita hormati partai manapun. (Tapi) bagi PDI-P itu prerogratif,” ujarnya.
Seperti diketahui, Puan Maharani, putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri, menyatakan siap maju sebagai Capres 2024. Meski PDIP belum resmi mengumumkan Capresnya, banyak pihak menilai PDIP akan mengusung Puan. Apa lagi, dia anak pemilik partai banteng, sehingga sangat tidak mungkin mengusung Ganjar maju dari PDIP.n (rs)


