Semangat Pejuang Veteran, Jadi Inspirasi Generasi Muda Jaga NKRI

SEMARANG[Berlianmedia] – Semangat dan jasa para pejuang dalam merebut kemerdekaan RI dapat menjadi teladan, sekaligus inspirasi bagi generasi muda bangsa.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda, dapat melanjutkan perjuangan para veteran untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan mampu menghadapi berbagai tantangan bangsa.

“Kami berterima kasih kepada panjenengan semua (veteran) yang sudah berjuang untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini tentu harus menjadi inspirasi bagi generasi muda bagaimana mencintai Tanah Air,” ujarnya saat Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jateng, di Gedung Juang 45, Rabu (14/12).

Musda bertema “Bersama Pemerintah Daerah Siap Melanjutkan Pewarisan Semangat dan Nilai Juang 45 Kepada Generasi Penerus Bangsa”, dihadiri oleh pengurua DPC LVRI dari 35 kabupaten dan kota se-Jateng.

Baca Juga:  Jasa Marga Himbau Pemudik Manfaatkan Rest Area Untuk Istirahat

Sumarno menuturkan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, ras, agama, bahasa, dan sebagainya tidak mudah. Apalagi pada tahun politik atau masa pemilihan umum yang seringkali terjadi hal-hal yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Kondisi tersebut butuh peran dari para pejuang kemerdekaan untuk menjadi motor, supaya masyarakat senantiasa menjaga NKRI dari segala ancaman yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Ini tentu saja nilai-nilai perjuangan panjenengan semua, bisa menjadi motor motivasi, bagaimana kita mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tuturnya.

Dia menambahkan, Indonesia merupakan negara dengan beragam suku, ras, agama, bahasa, dan budaya, namun senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu tidak lepas dari Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, sehingga semua orang dapat melakukan aktivitas beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing.

Baca Juga:  Pemkab Magelang Wajibkan Perangkat Daerah Terapkan SPIP

“Jadi, perjuangan panjenengan semua sudah terbukti, bahwa perbedaan-perbedaan yang ada justru menimbulkan kekuatan-kekuatan yang lebih dahsyat, bagaimana kita memajukan bangsa dan negara,” ujarnya.

Dia berharap partisipasi anggota LVRI Jateng untuk bersama-sama membangun Jateng. Menurutnya, membangun daerah tidak hanya terkait fisik, tetapi juga membangun karakter generasi bangsa cinta Tanah Air, serta selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Terlebih pada era digitalisasi, di mana nilai-nilai gotong royong, musyawarah, guyub, serta budaya bangsa, mesti lebih dikembangkan.

“Nilai-nilai budaya Jateng, seperti gotong royong, guyub, dan rukun harus kita kembangkan lagi. Seperti di Pemprov Jateng juga punya program Jogo Tonggo, yang sebenarnya mengembalikan nilai-nilai budaya masyarakat Jawa, yang selalu peduli, guyub, peduli terhadap tetangga dan sesama,” tutur Sekda.

Baca Juga:  Pangkas Antrian Obat, JNE Tawarkan Solusi Pengiriman Obat di Jateng & DIY

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!