Sebanyak 4.974 Buruh Tani Tembakau di Rembang Terima Bantuan

REMBANG[Berlianmedia] – Sebanyak 4.974 buruh tani tembakau di Kabupaten Rembang mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600.000, untuk dua bulan ke depan.

Bantuan diberikan secara simbolis oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz, di Pendapa Museum RA Kartini, Senin (19/12).

Bupati mengatakan meskipun BLT belum dapat menjangkau semuanya, dia memastikan jika penerima BLT adalah mereka yang benar-benar dari sisi perekonomian rumah tangganya perlu dibantu.

“Kami berupaya untuk memberikan (BLT) ke yang paling membutuhkan di antara yang butuh, kita tahu semua butuh, tapi yang paling butuh panjenengan,” ujarnya.

Menurutnya, BLT itu diberikan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat membeli kebutuhan bahan pokok. Terlebih menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru, biasanya harga kepokmas mengalami kenaikan.

Baca Juga:  Ngobrol Bareng Ganjar, Anak Muda Merauke Antusias Gabung Tim Pemenangan Muda

“Bantuan ini dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti beli beras, bawang, telur, minyak, gula. Apalagi Nataru apa-apa naik, ini dibantu agar daya beli masyarakat tetap terjaga, pasar tetap ramai, biar dagangan laku,” tuturnya.

Dia menuturkan, agar para petani dapat memaksimalkan penggunaan pupuk kandang. Sebab, saat ini negara pemasok bahan baku pupuk urea, Ukraina, sedang dalam kondisi perang.

“Sebagian besar bahan pupuk urea dari Ukraina, saat ini mereka kesulitan mengimpor barang karena perang. Alternatifnya, tentu penggunaan pupuk kandang,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Prapto Raharjo merinci, jumlah buruh tani tembakau per kecamatan yang mendapatkan BLT, yang berasal dari Kecamatan Gunem (1.076 orang), Sumber (934 orang), Bulu (807 orang), Sulang (671 orang), Pamotan (639 orang), Kaliori (353 orang), Sedan (203 orang), Rembang (111 orang), Pancur (52 orang), dan Lasem (24 orang).

Baca Juga:  Dukung PAD, Pertamina Patra Niaga JBT Setorkan Rp 2,6 Triliun ke Pemprov Jateng dan DIY

Selain memberikan BLT, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang juga memberikan bantuan subsidi bahan bakar minyak (BBM) berupa voucher, kepada 1.000 orang petani yang mempunyai alat mesin pertanian (alsintan) dengan daya di bawah 8,5 pk, di 14 kecamatan.

Sub Koordinator Sarana Pertanian PSP Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang Mochamad Setiarta menambahkan, nominal voucher BBM yang diberikan sebesar Rp200.000.

“Voucher dapat digunakan untuk melakukan pembelian BBM jenis solar ataupun pertalite, sesuai dengan kebutuhan alsintan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto mengatakan, kebijakan penyaluran voucher BBM ini untuk membantu petani dalam mengoperasikan Alsintan. Momennya juga dinilai tepat, sebab saat ini petani memasuki masa tanam pertama (MT I).

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!