RS Wongso Negoro Akan Jadi Percontohan, Kini Miliki IGD Terpadu

SEMARANG[Berlianmedia] – Rumah Sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, RSUD KRMT Wongso Negoro (RSWN) terus berbenah dan melakukan peningkatan fasilitas dan pelayanan. Saat ini Rumah Sakit yang terletak dikawasan Ketileng ini sudah memiliki Instalasi Gawat Darurat (IGD) Terpadu.

Direktur RSWN Susi Herawati mengatakan IGD terpadu ini juga dilengkapi dengan ruangan khusus untuk merawat pasien Covid-19 hingga pasien yang terjangkit virus menular lainnya. Bahkan pelayanan di RSWN saat ini lebih representatif.

Susi menambahkan, IGD terpadu saat ini yang sudah diresmikan oleh Plt Walikota Semarang beberapa waktu lalu ini memiliki dua lantai.

Bahkan rencananya akan ada pembangunan IGD hingga lima lantai. Tak hanya itu, gedung berlantai 12 juga akan disediakan oleh RSWN pada 2023.

Baca Juga:  Arnaz Apresiasi Klub Kairos Raih 7 Juara Umum Sepatu Roda 2022

ā€œGedung 12 lantai itu untuk ruangan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai arahan undang-undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem jaminan Sosial Nasional (SJSN),ā€ ujar Susi, Kamis (29/12).

Terkait dengan pembangunan gedung 12 lantai pada 2023 mendatang, tutur Susi,Ā  anggaran yang telah disiapkan mencapai Rp50 miliar.

Bahkan nantinya juga akan dilengkapi dengan pelayanan perawatan khusus kanker.

ā€œSesuai arahan Plt Walikota Semarang, RSUD KMRT Wongsonegoro harus memberikan layanan terbaik, baik tempat yang nyaman dan harga terjangkau dengan pembiayaan BPJS,ā€ tuturnya.

Sementara itu, Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menuturkan, jika RSUD KMRT Wongsonegoro diproyeksikan menjadi rumah sakit percontohan dengan layanan prima di Jawa Tengah.

ā€œRSWN harus bersinergi dengan semua stakeholder. Baik dengan pemkot Semarang. Sebagai BLUD, yang berkaitan dengan Pemerintah Kota perlu sinergi,ā€ ujar Ita penggilanĀ  akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu itu.

Baca Juga:  Ketika Sri Anak SMP Hendak Dijodohkan oleh Orang Tuanya

Kunci dari rumah sakit, lanjutnya, adalah layanan, jadi modal utama adalah untuk meningkatkan layanan. Keramahan dan kenyamanan juga menjadi hal utama.

Selain pelayanan, penataan lahan parkir juga menjadi keharusan. Pasalnya parkir menjadi hal mendasar di setiap rumah sakit.

Kebutuhan akan peralatan medis sesuai zamannya juga menjadi kewajiban untuk dipenuhi. Khususnya untuk perawatan kanker yang selama ini hanya tersedia di beberapa rumah sakit di Kota Semarang.

ā€œBeberapa hal itu menjadi poin yang harus ditingkatkan. Maka dari itu saya harap RSUD KMRT Wongsonegoro tak berhenti berinovasi, bersinergi dan memberikan layanan prima ke masyarakat,ā€ ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!