Rem Diduga Blong, Truk Tronton Muat Trafo Picu Laka Beruntun di Tol Semarang–Solo, Satu Tewas

KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia]– Kecelakaan lalu lintas beruntun, yang melibatkan tiga truk terjadi di ruas Tol Semarang–Solo KM 431.400 Jalur B, tepatnya di wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/3) sekitar pukul 09.55 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta tiga lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa bermula ketika sebuah truk tronton bermuatan trafo bernomor polisi H 9701 OH, yang dikemudikan Danu Prabowo (37), warga Kota Semarang, melaju dari arah Bawen menuju Semarang.

Saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman, sehingga menabrak truk Mitsubishi R 9553 DT yang dikemudikan Dedi Purwadi (34), warga Kabupaten Banyumas, yang melaju di lajur kiri di depannya.

Benturan tersebut juga berdampak pada truk tangki Hino AD 8399 HB, yang dikemudikan Pantom Tri Wahono (43), warga Wonogiri, yang saat itu sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami gangguan mesin.

Baca Juga:  BPJS Kesehatan Dampingi Komisi IX DPR-RI Awasi Peredaran Makanan

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani, STK., SIK., CPHR. menjelaskan, bahwa kecelakaan tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

“Dalam kejadian ini satu orang penumpang truk tronton meninggal dunia di lokasi kejadian, satu orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan,” ujarnya.

Korban meninggal diketahui bernama Muis (24), warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang merupakan penumpang truk tronton. Sementara pengemudi truk tangki yang saat kejadian berada di sekitar saluran irigasi di dekat bahu jalan untuk beristirahat, mengalami luka akibat terkena serpihan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Petugas Satlantas Polres Semarang yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi korban dilakukan bersama personel PJR Tol, petugas tol Trans Marga Jateng (TMJ), serta BPBD Kabupaten Semarang. Para korban kemudian dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:  Cek Pasar Sayur, Ganjar: Stok Aman, Harga Stabil

Selain mengevakuasi korban, petugas juga mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi.
AKP Lingga menambahkan, hingga saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Semarang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Karena para pengemudi masih dalam penanganan medis, penyelidikan akan dilanjutkan setelah kondisi mereka stabil. Kami juga akan meminta keterangan saksi-saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan secara menyeluruh,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melakukan perjalanan.

Pemeriksaan rutin terhadap sistem pengereman, muatan kendaraan, serta kewaspadaan saat melintas di jalur tol menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  350 Orang Relawan Bersatu, Ganjar; Komando Ada di Saya

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!