Ratusan Ha Pertanian Tercemar Limbah, Warga dan Petani Gelar Aksi di RPA Kalikondang

DEMAK[Berlianmedia] – Ratusan petani dan warga dari Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota, Kabupaten Demak, menggelar aksi dengan mendatangi pabrik pengolahan ayam, Selasa (17/10) siang.

Aksi tersebut dilakukan buntut dampak limbah pabrik yang dibuang di saluran air dan diduga mencemari lingkungan.

Ketua Kelompok Tani Desa Kalikondang Muhammad Subkhan mengatakan kurang lebih 100 hektare (Ha) area pertanian Desa Kalikondang tercemar limbah pabrik.

“Sedikitnya 100 hektare area pertanian yang tercemar. Mulai dari gagal panen hingga hasil pertaniannya terserang penyakit,” ujar Subkhan.

Subkhan menambahkan, sejak berdirinya pabrik pengolahan ayam 2019, para petani dan warga sekitar mengeluh akan limbah pabrik.

“Selain bau nya, limbah juga dibuang di saluran irigasi yang biasa dimanfaatkan petani untuk mengairi sawah,” tutur Subkhan.

Baca Juga:  Sekda Jateng: ASN Harus Sehat Saat Melayani Masyarakat

Sementara itu, Koordinator Lapangan Rofiq menuturkan, sekitar 200 petani dan warga Desa Kalikondang, menuntut agar pabrik CV Hajar Aswad, segera ditutup atau dipindah dari desa.

“Kami menuntut pabrik ini ditutup atau dipindah. Pokoknya jangan di Desa Kalikondang,” ujar Rofiq.

Rofiq menambahkan, mediasi sudah dilakukan dua kali, namun tidak ada tindak lanjut dari pihak pabrik.

“Sudah dua kali mediasi. Tapi gak ada hasil. Ini puncaknya, kita minta pabrik segera ditutup,” tutur Rofiq.

Hingga saat ini, massa tengah menduduki pabrik dan menghentikan paksa aktivitas para pekerja.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!