PT Buckingham Holdings Lirik Investasi Energi di Jateng

SEMARANG[Berlianmedia] – PT Buckingham Holdings Indonesia, perusahaan asal Korea mulai melirik investasi bidang energi di Jawa Tengah.

President Director PT Buckingham Holdings Indonesia Myungjin Lee mengatakan perusahaannya tertarik mengembangkan LNG (Liquefied Natural Gas) di Indonesia, dan berharap bisa tercipta perjanjian kerja sama antara pemerintahan dengan pemerintahan (G to G).

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno yang menerima delegasi PT Buckingham Holdings Indonesia, Senin di ruang kerjanya menyambut baik tawaran kerja sama tersebut, Senin (13/3).

Pengembangan energi, khususnya LNG, merupakan bagian dari membangun kemandirian energi dalam negeri, dan mewujudkan green energy. Dari sisi penanaman investasi, Jawa Tengah pun akan diuntungkan.

“Kita dari pemprov tentu saja sangat menyambut baik, karena ini bagian dari upaya kita meningkatkan investasi di Jateng, karena mereka mau berinvestasi di Jateng. Bahkan, lebih menarik lagi, ini kan mau investasi di gas. Gasnya ini gas bukan LPG tapi LNG,” tutur sekda, seusai menerima delegasi PT Buckingham Holdings Indonesia.

Baca Juga:  Pembukaan Formasi CASN 2026 Pemprov Jateng, Sekda Tegaskan Masih Lakukan Kajian

Sekda menambahkan, pengembangan LNG ini akan membantu pemerintah untuk mengurangi impor LPG yang selama ini membebani negara. Sebab, sumber daya LNG di Indonesia melimpah. Sekda berpandangan, melimpahnya sumber daya LNG harus dimanfaatkan.

“Sebetulnya kita kan punya cadangan (LNG) cukup banyak di Indonesia, yang ini harus dimanfaatkan, karena kita konversi dari energi yang kita harusnya impor (LPG), bisa menggunakan dari lokal. Dan ini dari Korea juga mau kerja sama dengan BUMD kita. Tentu saja kita support,” tuturnya.

Untuk bisa mewujudkan kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menyiapkan instrumen. Seperti, kemudahan berinvestasi dan menjaga kondusivitas daerah.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!