PSHT Rayon Harjosari Bawen Kabupaten Semarang Gelar Ujian Kenaikan Tingkat

KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia]– Organisasi Pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), kembali menggelar kegiatan kenaikan tingkat bagi para pesilatnya, di Pendopo Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (20/10).

Ujian kenaikan tingkat yang diikuti beberapa siswa PSHT dari tingkat (sabuk) polos (hitam) ke sabuk jambon (merah muda) tersebut, merupakan hasil dari para pesilat yang telah berlatih dengan keras, kini berkesempatan untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengaplikasikan hasil latihannya selama ini.

Kang Mas Budi, selaku ketua PSH Rayon Harjosari Bawen, sangat mengapresiasi usaha dan dedikasi para pesilat dalam menjalani latihannya selama ini patut diacungi jempol.

“Kenaikan tingkat ini bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berlatih dan mengembangkan diri,” ujarnya.

Baca Juga:  Unissula Buka Pendaftaran Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah

Kegiatan diawali dengan pertunjukan keterampilan dari para pesilat, yang menunjukkan teknik-teknik silat yang telah mereka pelajari. Penampilan ini disambut dengan antusias oleh para penonton, menampilkan kekuatan dan keanggunan yang menjadi ciri khas PSHT.

Sebagai Pelatih, Miftah merasa sangat senang para siswa dapat mengikuti ujian kenaikan tingkat, dari sabuk polos naik ke sabuk jambon.

“Harapannya, dengan kenaikan tingkat ini, para siswa di Desa Harjosari semakin bersemangat dalam berlatih dan meraih prestasi,” harap Kang Miftah.

Kang mas Miftah mengapresiasi ke siswanya sebagai pelatih sangat senang adanya siswa Harjosari dari polos naik ke sabuk merah jambon, dan harapan Miftah sebagai pelatih,desa Harjosari Bawen,siswa harus bersemangat dan berlatih lebih tekun,

Setelah pertunjukan, dilanjutkan dengan proses ujian kenaikan sabuk. Para peserta diuji dalam berbagai aspek, termasuk teknik bertahan, menyerang, dan pemahaman filosofi silat. Setiap peserta menunjukkan semangat dan kepercayaan diri yang tinggi, meskipun beberapa di antaranya mengalami tantangan.

Baca Juga:  Ganjar Orasi di Makassar, Seperti Sultan Hasanuddin, Kita Tak Pernah Takut Pada Apapun

Acara diakhiri dengan penyerahan sabuk jambon oleh para senior kepada peserta yang berhasil lulus ujian. Dengan ini, mereka resmi menjadi bagian dari tingkatan lebih tinggi dalam PSHT.

“Saya merasa bangga dan bahagia bisa naik ke sabuk jambon. Ini adalah langkah awal untuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi lagi,” kata Yanti salah satu peserta yang berhasil.

Kenaikan tingkat ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak anggota PSHT untuk terus belajar dan berlatih, serta memperkuat semangat persaudaraan di antara anggota. PSHT berkomitmen untuk terus melahirkan pesilat-pesilat yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang baik.

Kundarto Sebagai penasehat PSHT Desa Harjosari, Kecamatan Bawen juga mengapresiasi kepada siswa yang baru naik tingkat ke sabuk merah jambon, agar siswa Harjosari harus semangat dan mengingat para pelatih agar tetap sehat melatih adik didiknya yang baru.

Baca Juga:  Dekranasda Dorong Kompetensi Perajin Dengan Pelatihan

“PSHT Harjosari semoga tetap maju dan berkembang dengan semangat yang membara. Para anggota PSHT semakin melangkah maju, siap menghadapi tantangan berikutnya dalam perjalanan mereka di dunia pencak silat, khususnya di wilayah Kabupaten Semarang,” harapnya.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!