PLN Tingkatkan Pasokan Listrik Untuk Industri di Jepara

JEPARA[Berlianmedoa] – Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP3 Kudus diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, kepada masyarakat Jepara. Sebab, sebagai daerah industri, Kabupaten Jepara membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan seminimal mungkin berkedip.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Jepara, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM Hasanudin Hermawan, pada kegiatan Multi Stakeholder Forum (MSF), di Ono Joglo Hotel Jepara, Rabu (6/9).

Menurutnya, PLN mempunyai peran yang sangat besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, sehingga, industri skala besar maupun UKM, secara bersama-sama dapat memberi sumbangan besar terhadap serapan tenaga kerja.

“Saya berharap agar PLN UP3 Kudus di ULP Jepara dan Bangsri, semakin meningkatkan kualitas jaringan untuk kecukupan suplai energi listrik interkoneksi Jawa-Bali,” ujarnya.

Baca Juga:  Perkara UMKM CV New Kuda Mas Lawan PT Adonia Footwear Indonesia Resmi Masuk Pokok Sidang

Dia menambahkan, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran di Jepara, berada dalam rentang positif. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jepara turun dari 4,23% pada 2021 menjadi 4,1% pada 2022. Sedangkan angka kemiskinan, turun dari 7,44% pada 2021, menjadi 6,88% pada 2022. Angka kemiskinan ini berada di posisi terendah ketiga di Jawa Tengah, setelah Kota Semarang dan Salatiga.

Manajer PLN UP3 Kudus Firman Sadikin menuturkan, PLN UP3 Kudus melayani lima wilayah kabupaten, meliputi Kabupaten Kudus, Jepara, Pati, Rembang, dan Blora, yang melayani sebanyak 1.608.279 pelanggan. Bahkan di Kabupaten Jepara, ada sebanyak 357.284 pelanggan, dengan rasio elektrifikasi di Kabupaten Jepara sudah mencapai 100%.

“Pertumbuhan pemakaian tenaga listrik di Jepara sampai dengan saat ini sebesar 1,9% dibanding YoY 2022, menunjukkan menggeliatnya perekonomian masyarakat kita. Hal ini menjadi cambuk bagi kami, untuk terus meningkatkan pelayanan bagi para pelanggan, khususnya di wilayah Kabupaten Jepara dan seluruh pelanggan yang ada di bawah pelayanan UP3 Kudus, di mana insyaallah pada akhir 2023, pertumbuhannya ditargetkan sebesar 5,4%,” tutur Firman.

Baca Juga:  Akumandiri Bantu UMKM Proses Legalitas dan Digitalisasi

Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan terus dilakukan untuk memenuhi permintaan yang semakin besar. Terutama, di sektor industri, pariwisata, pengembang perumahan, pertanian, perikanan, dan lainnya, yang akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kabupaten Jepara.

“Hal ini menjadi komitmen untuk kami, bagaimana PLN harus siap dengan akselerasi dan percepatan terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kabupaten Jepara dan sekitarnya,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!