PLN Siap Berkolaborasi dengan MKI Jateng DIY

SEMARANG[Berlianmedia] – PT PLN (Persero) terus berkomitmen mewujudkan transisi energi untuk mencapai target net zero emission pada 2060. Untuk mendorong hal tersebut, PLN siap menjalin kolaborasi dan sinergi dengan berbagai stakeholder di antaranya Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI).

A Bargowo Wahyu Jatmiko General Manager PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY mengatakan PLN telah menyiapkan beberapa skenario untuk berkolaborasi dengan MKI dalam rangka mendukung percepatan transisi energi di wilayah Jawa Tengah & DIY.

“Setelah peninjauan ke PLTSa Putri Cempo dan PLTSa Jatibarang, PLN dalam waktu dekat ini berencana untuk melakukan pemanfaatan refused derived fuel (RDF) di kawasan DPSP Borobudur. Untuk itu kami berharap bisa berkolaborasi dengan MKI Jawa Tengah & DIY untuk membantu Pemprov mengelola sampah menjadi lebih bermanfaat,” ujar Jatmiko pada acara Pelantikan Pengurus dan Focus Group Disscussion (FGD) yang digelar MKI Jawa Tengah &  DIY pekan lalu,  di Gedung Dekanat, Fakultas Teknik,  Universitas Diponegoro Semarang.

Baca Juga:  Ada Lima Tugas Besar Untuk Pj Bupati Pati

Jatmiko menambahkan, upaya percepatan transisi energi di Jawa Tengah sudah dimulai dengan pemanfaatan sampah di PLTSa Putri Cempo dan PLTSa Jatibarang. Selain menghasilkan listrik, sampah tersebut juga diolah menjadi bentuk lain bernama refused derived fuel (RDF). Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), RDF menggantikan peran sebagian batu bara sebagai bahan bakar.

MKI merupakan Organisasi Nirlaba pemerhati energi khususnya kelistrikan yang menjadi jembatan komunikasi antara operator, regulator dan legislator. Dalam aktivitasnya, MKI memformulasi usulan kebijakan, opini dan ide yang membangun untuk mengembangkan industri ketenagalistrikan di dalam negeri maupun dalam skala internasional.

Soewondo Koesoemo, yang pada kesempatan itu dikukuhkan sebagai Ketua Umum MKI Wilayah Jawa Tengah dan DIY periode 2022 – 2026, berterimakasih atas dukungan semua pihak termasuk PLN kepada MKI dan menyambut baik kolaborasi dengan PLN.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Jateng Gelar Lomba Polisi Cilik, Tanamkan Jiwa Kedisilplinan Sejak Usia Dini

“Terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak kepada MKI dan kami juga menyambut baik ajakan PLN Jateng DIY untuk berkolaborasi,” tutur Soewondo.

Soewondo juga berharap kerjasama dan kolaborasi dengan PLN dapat berkesinambungan dan memberikan manfaat untuk mendorong transisi energi khususnya di Jawa Tengah.

Dukungan juga disampaikan oleh Dinas ESDM Jawa Tengah Suhardi, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Jawa Tengah menyatakan bahwa transisi energi menuju NZE menjadi suatu keharusan.

Bahkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, selalu berusaha untuk ikut andil menjaga bumi dengan berbagai kegiatan, termasuk didalamnya upaya mendorong terjadinya transisi energi.

Salah satu contoh tindakan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah adalah adanya komitmen untuk menargetkan bauran energi baru terbarukan (EBT) di 2025 sebesar 21,32%. Pada 2022, Provinsi Jawa Tengah telah mencapai bauran EBT 15,76% melampaui bauran yang ditargetkan sebesar 14,85%.

Baca Juga:  Hendi Terapkan Hari Bebas Kendaraan Pribadi di Semarang

“Selaku regulator kebijakan bidang Ketenagalistrikan di Wilayah Provinsi Jawa Tengah, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah mendukung pencapaian NZE, dengan harapan bahwa transisi energi yang dilakukan bukan hanya memberikan impact dalam penurunan emisi tapi juga menjadi kesempatan untuk seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam transisi energi dan penggunaan energi baru terbarukan,” tutur Suhardi.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!