Pesan DEKOPINWIL Jateng : RAT Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Ruang Suara dan Harapan Anggota
SALATIGA [Berlianmedia]– Rapat Anggota Tahunan (RAT) bukan hanya forum laporan angka dan administrasi. Ia adalah ruang suara, harapan dan masa depan para anggota.
Pesan humanis sekaligus tegas itu, disampaikan Ketua Bidang Pengembangan Wilayah Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Jawa Tengah, Sudarto, dalam RAT Tahun Buku 2025 Koperasi Mentari Dana Mandiri (MDM), di Kantor Pusatnya di Tingkir–Suruh, Kota Salatiga, Sabtu (14/2).
“Karena itu, RAT tidak boleh dipandang sebagai rutinitas tahunan semata, melainkan momentum evaluasi dan penguatan, agar koperasi benar-benar hadir untuk kesejahteraan anggota,” kata Sudarto dalam pesan arahannya.
Secara spesifik, ada empat arahan yang disampaikan, yaitu :
(1) Lakukan Transformasi Digital, menjawab tantangan zaman, terus upayakan peningkatan layanan berbasis teknologi, untuk menuju transparansi dan kemudahan akses dan layanan bagi anggota.
(2) Lakukan Penguatan tata kelola, untuk menjaga prinsip transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, guna menghindari risiko-risiko yang dapat merugikan anggota, tentu juga koperasi.
(3) Lakukan terus menerus sosialisasi dan penggalangan, yang mengarah pada upaya peningkatan jumlah anggota koperasi, sebab melekat pada status keanggotaanya, bahwa setiap anggota koperasi, adalah pemilik dan sekaligus pengguna layanan koperasi. Sebagai pemilik mereka harus turut serta aktif menentukan arah dan perjalanan koperasi, turut memberikan partisipasi permodalan koperasi, turut mengawasi koperasi. Begitu juga sebagai pengguna layanan, maka mereka harus memanfaatkan/ menggunakan layanan yang ada.

(4) Jadikan RAT ini bukan sekadar rutinitas formalitas, RAT adalah momentum yang tepat bagi koperasi untuk mengevaluasi yang kurang dan meningkatkan yang sudah baik.
Keempat poin tersebut selaras dengan visi Koperasi MDM sebagai koperasi modern, kuat, profesional dan mandiri berbasis nilai serta prinsip koperasi.
Penguatan Kelembagaan Koperasi
Pimpinan Koperasi Mentari Dana Mandiri, Sumarjo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para anggota dan tamu undangan. Ia berharap partisipasi aktif, saran, dan masukan konstruktif demi penguatan kelembagaan koperasi ke depan.
“Koperasi yang berdiri sejak tahun 2000 ini, kini memiliki lebih dari sebelas ribu anggota aktif. Komitmen membangun usaha berkelanjutan terus ditegaskan, termasuk keterbukaan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Dalam RAT tersebut, diserahkan pula SHU lebih dari Rp3 juta kepada penerima tertinggi serta penghargaan bagi karyawan, dengan masa pengabdian lebih dari 15 tahun, sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan kontribusi.
Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah yang hadir, Anastasia menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil pemantauan dan laporan RAT, dinas memberikan sejumlah rekomendasi. Di antaranya penguatan aspek kelembagaan, mempertahankan kategori koperasi sehat, pengelolaan aset yang benar, kepatuhan perizinan melalui OSS, peningkatan rentabilitas, efisiensi biaya, penguatan cadangan risiko dan SHU serta penguatan struktur permodalan.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga dr Robby Hernawan dalam pernyataan tertulis yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan menyampaikan apresiasi, atas terselenggaranya RAT tepat waktu sebagai wujud kepatuhan terhadap regulasi dan komitmen terhadap tata kelola yang baik.
“Pemerintah Kota Salatiga menyampaikan selamat atas pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025. Kami berharap koperasi benar-benar menjadi soko guru perekonomian daerah, memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi anggota dan masyarakat serta mampu menyerap tenaga kerja dan memberdayakan pelaku usaha lokal,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota melalui dinas terkait siap memberikan dukungan pembinaan, pendampingan serta membuka ruang kolaborasi agar koperasi semakin kuat, adaptif terhadap perubahan, dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


