Penemuan Bayi Gegerkan Warga Senjoyo, Pentingnya Edukasi dan Kepedulian Sosial

KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia]— Warga Dusun Gunung, Desa Boto, Kecamatan Bancak digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi perempuan di aliran Kali Senjoyo, Selasa (17/3) pagi.

Peristiwa memilukan ini menjadi pengingat pentingnya edukasi, kepedulian sosial, serta perlindungan terhadap hak-hak anak sejak dalam kandungan.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga, Liman (61), yang pagi itu hendak mencari ikan dan barang hanyut di sekitar sungai. Sekitar pukul 06.30 WIB, ia melihat sesuatu mencurigakan di antara tumpukan kayu yang terbawa arus. Setelah didekati, ternyata sosok tersebut adalah mayat bayi perempuan.

“Saya kira awalnya hanya boneka atau bungkusan biasa di tumpukan kayu. Tapi setelah saya lihat lebih dekat, ternyata bayi. Saya langsung kaget dan pulang untuk melapor ke Pak Kadus,” ujar Liman saat dimintai keterangan.

Baca Juga:  Ganjar Ajak Pengusaha Muda Tangkap Peluang Kebijakan Pemerintah

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan kepada pihak berwenang. Aparat kepolisian bersama tim medis dan Inafis Polres Semarang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, bayi tersebut diperkirakan baru berusia 1–3 hari dengan kondisi sudah meninggal dunia sekitar 12 jam sebelum ditemukan. Saat ditemukan, korban berada di antara tumpukan kayu di pinggir sungai. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!