Pemprov Jateng Kerja Sama Ekonomi Senilai Lebih Rp 2 Triliun dengan Tiga Provinsi Luar Pulau Jawa

KEPRI [Berlianmedia]- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menandatangani kesepakatan bersama, terkait kolaborasi dan kerja sama berbagai bidang sesuai dengan best practices dan tipologi masing-masing daerah,dengan Gubernur Riau Ansar Ahmad, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos.

“Hari ini melakukan MoU kerja sama dalam segala hal. Jadi, seluruh para bupati/wali kota kita di 4 gubernur, kemudian seluruh OPD dan Kadin melakukan MoU dalam rangka menyamakan persepsi terkait dengan investasi, UMKM, ketahanan pangan, BUMD, dan lain sebagainya,” kata Ahmad Luthfi usai acara penandatanganan kesepakatan bersama dan capacity building kerja sama antar-Pemerintah Provinsi di Marriott Hotel Harbour Bayi, Batam, Sabtu (14/6).

Kerja sama tersebut, kata Ahmad Luthfi, secara tidak langsung akan menjalin konektivitas antar daerah. Hal ini akan meningkatkan efektivitas dalam rangka menumbuhkembangkan ekonomi di masing-masing potensi wilayah.

Baca Juga:  Peringatan HUT Ke 456 Pemkab Madiun Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal

“Ini juga akan menstabilkan terkait dengan investasi. Kalau kita mempunyai kerja sama akan mendukung terkait dengan pertumbuhan ekonom baru,” ujarnya.

Kerja sama antardaerah yang melibatkan empat provinsi secara langsung ini merupakan kali pertama. Ahmad Luthfi berharap ke depan dapat menjadi role model, tidak hanya dalam bentuk MoU tetapi harus menghasilkan sesuatu terkait perkuatan nilai. Juga bagaimana ke depan kerja sama tersebut dapat melibatkan seluruh provinsi sehingga menjadi lebih luas.

“Luar biasa. Kita berencana begitu karena tidak hanya 4 wilayah ya. Saya yakin wilayah lain, apabila itu terjadi, adanya konektivitas akan lebih baik dan ini baru pertama kita lakukan. Saya yakin kalau yang lain kita buka dengan cara bersama-sama akan timbul suatu kesepakatan yang lebih baik terkait dengan investasi wilayah kita,” jelasnya.

Disebutkan, potensi kerja sama dengan empat daerah tersebut, per tahun nilainya sekitar Rp 600 miliar, dalam empat tahun sekitar Rp 2,1 triliun. Nilai itu hanya terkait empat bidang.

Baca Juga:  Bank Jateng Bakal Berubah Badan Hukum Jadi Perseroda

Namun lebih dari itu, potensi kerja sama juga dapat berkembang menjadi tujuh bidang, dengan nilai mencapai sekitar Rp 7 triliun per tahun, meliputi bidang pariwisata, perindustrian dan perdagangan, investasi, koperasi dan UMKM, pertanian dan lerkebunan, ketahanan pangan, dan BUMD PT JTAB.

Menurut Ahmad Luthfi, Kepulauan Riau menjadi pintu masuk untuk ke pasar Singapura, karena produk-produk termasuk UMKM-nya sudah memiliki trademark di sana.

“Tolong rapat yang tadi malam segera dilakukan eksplorasi kembali, di-review kembali, tidak usah menghadirkan para gubernurnya. Rekan-rekan sudah menjadi pabrik relationnya masing-masing provinsi,” ujarnya.

Potensi Daerah

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan, setiap daerah memiliki potensi masing-masing. Potensi itu yang akan dipadukan melalui kesepakatan bersama ini. Seluruh OPD telah melakukan pembahasan draf awal untuk realisasi kerja sama tersebut. Ini akan diperdalam lagi, tidak hanya memanfaatkan potensi yang masing-masing tetapi juga memanfaatkan pasar di luar daerah.

Baca Juga:  Menteri Jadi Capres, Konflik Kepentingan ?

“Kita tidak boleh hanya bersifat bekerja dengan prinsip inworld looking tapi kita juga musti bekerja dengan prinsip outworld looking, memanfaatkan potensi-potensi di luar, terutama negara yang punya pasar besar yaitu Singapura,” paparnya.

Ia menegaskan, kerja sama ini mudah-mudahan membuahkan hasil yang baik karena digarap dengan serius. Kerja sama empat provinsi tersebut akan dinakhodai Gubernur Ahmad Luthfi.

“Gubernur Jawa Tengah akan menakhodai ini sampai nanti kita perluas dengan provinsi yang lain. Juga bagian usaha kita secara konsisten untuk mengimplementasikan astacita Presiden dan Wakil Presiden. Itu tugas kita semua dan komitmen kita semua. Jadikanlah tempat ini second home buat bapak-ibu sekalian,” jelasnya.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!