Pemkot Semarang Semakin Serius Kelola SCJ

SEMARANG[Berlianmedia] – Status Gedung Shopping Center Johar (SCJ) yang selama ini dikelola oleh pihak ketiga telah diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sejak 13 Juni 2023 lalu.

Dengan penyerahan aset milik Pemkot Semarang itu, mengelola SCJ akan semakin serius untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperoleh melalui retribusi pedagang.

Pemkot Semarang melalui Dinas Perdagangan sebagai pengelola siap meramaikan SCJ dengan menempatkan pedagang baru sebanyak 500 pedagang.

“Ada tujuh paguyuban pedagang yang difasilitasi menempati SCJ dengan total sekitar 500 pedagang anggotanya,” ujar Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto, Senin (19/6)

Untuk itu, lanjutnya, mulai akhir pekan lalu pihaknya telah melakukan pemetaan lapak yang di SCJ, sehingga melalui penataan nantinya lapak dapat terisi maksimal dan keramaian perdangan sesuai yang diharapkan.

Baca Juga:  Sasakawa Foundation Bahas Potensi Kerjasama Bidang Kebencanaan hingga Anti Radikalisme

Meski ada penambahan pedagang baru, Fajar memastikan pihaknya tidak akan meninggalkan pedagang lama peghuni SCJ. Pemetaan yang dikerjakan pun juga melibatkan 96 pedagang dan menjadi hasil kesepakatan antar pengurus paguyuban.

“Untuk loss milik pedagang lama tidak akan kami utak-atik karena itu kehendak Wali Kota,” tutur Fajar yang juga menjabat sebagai Kepala Satpol PP.

Bahkan pihaknya mengklaim, pedagang lama justru akan memperoleh keringanan karena hanya membayar retribusi dibanding pedagang baru.

“Mereka ini pedagang yang tangguh karena setiap bulan membayar ke pihak pengelola mulai Rp2 jutaan. Nah ini karena telah dikelola Pemkot, mereka nantinya hanya akan bayar retribusi,” ujar Fajar.

Pembayaran retribusi ke Pemkot, pedagang nantinya akan membayar lebih ringan dibandingkan saat dikelola pihak ketiga. Pedagang dengan lapak hanya akan dikenai retribusi Rp5.000 per hari. Padahal sebelumnya saat sistem sewa pihak ketiga, para pedagang membayar sewa bulanan mulai Rp2 juta.

Baca Juga:  Keluarga Besar Alumni Gontor Deklarasikan Dukung Capres-Cawapres Anies -Amin

“Kami targetkan akhir Juni ini semua pedagang sudah masuk dan menempati lapak yang ada, sesuai hasil rapat dengan semua pengurus paguyuban beberapa waktu lalu,” tutur Fajar.

Dia mengharapkan nantinya aktivitas pedagang dapat meningkat, sehingga mampu mendongkrak pendapatan retribusi. Pemkot Semarang menetapkan pendapatan retribusi sebesar Rp65 miliar Pada 2023. Sedangkan 2024 naik menjadi Rp92 miliar.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!