Pemkot Semarang Rotasi Jabatan 349 ASN
SEMARANG[Berlianmedia] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan rotasi jabatan atas 349 aparatur sipil negara(ASN) mulai dari eselon 2, eselon 3 hingga eselon 4 di lingkungan Pemkot Semarang.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Mukhammad Khadhik megatakan ada tiga orang dari eselon 2, 91 orang dari eselon 3 dan 255 orang dari eselon 4 yang pada hari ini dirotasi jabatannya dengan pengambilan sumpah janji oleh Wali Kota Semarang.
“Total 349 orang terdiri dari eselon 2 ada tiga orang, eselon 3 ada 91 orang, eselon 4 ada 255 orang. Eselon 2 itu ada Kepala Dishub dirotasi menjadi Kepala BPBD, Kepala DPU menjadi Kepala Dinas Perikanan dan Direktur RSWN menjadi Staf Ahli Wali Kota bidang hukum, pemerintahan dan politik,” ujar Khadhik seusai pelantikan pejabat di Ruang Lolakrida Lantai 8 Balai Kota Semarang, Selasa (1/8).
Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu menuturkan, untuk mengubah posisi-posisi tersebut dibutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk bisa menempatkan para ASN sesuai dengan tempat dan kompetensinya.
“Istilahnya kita tempatkan The right man in The right place. Saya menilai kebutuhan terhadap pelayanan, indikatornya banyak sekali misalnya pengendalian inflasi, stunting, ketahanan pangan, kemiskinan ekstrim, investasi, infrastruktur ini dibutuhkan orang-orang kuat yang sesuai dengan bidangnya,” tutur Ita panggilan akrab wali kota.
Dia menambahkan, dalam menempatkan para ASN tidak ada unsur suka dan tidak suka. Jika memang pejabat sebelumnya tidak cocok dengan bidangnya maka ditempatkan dibidang yang sesuai.
Misalnya, lanjutnya, mereka yang ahli lingkungan maka di tempatkan di Dinas Lingkungan Hidup, atau yang ahli dalam Tehnik dan perencanaan bisa ditempatkan di DPU.
“Tidak ada like and dislike. Harus sesuai pasien, kalau kemarin kurang cocok sehingga kinerja kurang maka kita rotasi,” ujarnya.
Selain itu, rotasi jabatan ini dilakukan juga untuk memenuhi kebutuhan jabatan yang kosong karena banyaknya pejabat yang purna tugas atau pensiun pada September nanti.
“Yang pensiun per 1 Agustus di eselon 3 sudah ada penempatan baru lagi, itu alasannya kita lakukan rotasi ini sekarang,” tuturnya.
Ita berharap dengan adanya rotasi jabatan pegawai ini akan bisa menjadi satu tim yang mampu bergerak bersama dan melayani masyarakat dengan baik, sehingga Kota Semarang semakin maju dan bisa mensejahterakan masyarakat.
“Banyak hal yang dihadapi oleh Kota Semarang dan kita masih punya PR Rob, tanah longsor, el Nino yang menyebabkan banyak kebakaran sehingga diperlukan ASN yang bisa mensupport masyarakat tentunya yang bisa melayani sesuai dengan kompetensinya,” ujarnya.


