Pegadaian Wilayah XI Semarang 2023 Targetkan 1,1 Juta Nasabah

SEMARANG[Berlianmedia] – Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Nuril Islamiah mengatakan, bisnis pegadaian tetap mengalami pertumbuhan meski terjadi pandemi Covid-19.

Awal 2023 ini, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil) di Solo, sebagai upaya untuk menyiapkan strategi bisnis di wilayah Jateng dan DIY pada 2023 ini.

Rakerwil tersebut dibuka langsung oleh Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Nuril Islamiah dan diikuti secara online maupun offline para pejabat se-Jateng & DIY dan Direktur Umum PT Pegadaian sekaligus Direktur Pembina PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Gunawan Sulistyo.

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, pada 2023 ini diharapkan bisnis PT Pegadaian khususnya wilayah Jateng dan DI Y semakin tumbuh lagi dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan dana cepat, modal kerja hingga pembiayaan emas maupun kendaraan.

Baca Juga:  Pertamina Tingkatkan Kehandalan Kilang Dengan Standar Internasional

“Dengan mengambil tema Growing Stronger for Victory, diharapkan Pegadaian Kanwil XI Semarang dapat tumbuh dan berkembang lebih kuat sehingga dapat membantu mensejahterakan masyarakat dan tentunya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Jateng dan DIY,” ujar Nuril Islamiah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/1).

Untuk diketahui, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang diharapkan dapat melayani 1,1 juta nasabah pada 2023 ini, dengan nilai outstanding Rp7 triliun.

“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan gadai dengan konsep konven maupun syariah di 432 outlet yang tersebar di seluruh Jateng & DIY. Di samping itu, Pegadaian juga menyalurkan KUR Syariah dengan biaya yang sangat rendah, tabungan dan pembiayaan emas, hingga pembiayaan kendaraan,” tuturnya.

Melalui KUR Syariah, lanjutnya, Pegadaian siap memberikan modal usaha maupun modal pengembangan usaha untuk para pelaku UMKM.

Baca Juga:  Polres Semarang Bentuk Pleton Tambahan Dalmas, Negosiator dan Raimas untuk Antisipasi Unjuk Rasa

“Dengan mengajukan persyaratan yang sangat mudah, para pelaku UMKM dapat mendapatkan pinjaman untuk modal usaha yaitu antara Rp1 juta sampai Rp10 juta,” ujarnya.

Untuk mencapai target, Nuril Islamiah mengajak seluruh masyarakat Jateng & DI Y memanfaatkan berbagai program dengan benefit yang menarik.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!