Mbak Agustin Paparkan Strategi Agar Kota Semarang Kembali Ada Perwakilan Paskibraka Tingkat Nasional
SEMARANG [Berlianmedia]- Calon Wali Kota Semarang nomor urut 01, Agustina Wilujeng Pramestuti memaparkan strategi, agar putra-putri yang berasal dari Kota Semarang bisa kembali menjadi perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional.
Perlu diketahui, upacara HUT ke-79 RI pada tanggal 17 Agustus 2024, yakni siswa dari SMA Negeri 4 Kota Semarang, Akmal Faiz Ali Khadafi menjadi perwakilan Provinsi Jawa Tengah untuk bertugas sebagai Paskibraka, di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Ada beberapa strategi yang dipaparkan oleh Mbak Agustin, sapaan akrab Calon Wali Kota Semarang nomor urut 01 tersebut.
Pertama, jika nantinya terpilih sebagai Wali Kota Semarang, dirinya dan Iswar Aminuddin akan merangkul semua penyelenggara lomba -lomba Paskibraka.
Kedua, mencari benih-benih yang berpotensi juara-juara kemudian diikutsertakan kompetisi yang lebih tinggi.
Untuk merealisasikan strategi itu, Mbak Agustin akan memberikan kucuran dana untuk kegiatan semacam perlombaan Paskibraka di Kota Semarang.
“Paskibra itu kan tingkatnya sampai nasional. Sehingga bisa dibuatkan kompetisi antar kabupaten kota di tingkat provinsi yang kita miliki. Atau bisa juga menantang beberapa provinsi lain, yang juaranya Jawa Tengah khususnya Kota Semarang. Sehingga mereka terus menerus merasa ini penting, karena membutuhkan ruang,” kata Mbak Agustin.
Strategi tersebut dilontarkan oleh Bendahara DPD PDI Perjuangan dalam kegiatan lomba
Paskibraka se-Jawa Tengah, yang diikuti sebanyak 60 Pangkalan Paskibraka dari semua jenjang sekolah, mulai sekolah dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Jateng, di Sportarium Unisvet Kota Semarang, Minggu (3/11) malam.
Kesempatan itu, Mbak Agustin menyerahkan langsung piala ke beberapa pemenang lomba Paskibraka tersebut, yang disaksikan secara langsung oleh para penonton yang hadir.
“Ini keren ya, ada lomba Paskibraka pelajar se-Jateng di Kota Semarang, nantinya saya akan membantu mencari proses pendanaan dengan kekuatan pemerintah kota yang kita miliki. Ini dilakukan, karena saya melihat antusias anak-anak sangat tinggi, ketika bakat mereka tersalurkan. Bahkan, anak-anak rela menunggu pengumuman juara,” bebernya.


