Mantan Komandan Menwa Satuan 906 UIN Walisongo Hadiri Sertijab, Tegaskan Pentingnya Karakter Bela Negara
SEMARANG [Berlianmedia] – Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan beserta Staf Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadipa Satuan 906 “Sapu Jagad” UIN Walisongo Semarang Periode 2026 berlangsung khidmat di Auditorium 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang, Kamis (12/2).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan di tubuh Menwa Mahadipa Satuan 906, sekaligus penguatan komitmen dalam membentuk mahasiswa berkarakter bela negara, berjiwa nasionalis, dan bermental pemimpin.
Hadir dalam kegiatan tersebut, KRH Dr. Drs. H. Hono Sejati Pradoto Jatinangoro, SH, M.Hum, selaku alumni UIN Walisongo yang dahulu pernah menjabat sebagai Komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadipa Satuan 906 UIN Walisongo Semarang. Kehadirannya menjadi inspirasi tersendiri bagi para anggota dan pengurus Menwa periode 2026.
Dalam sambutannya, Hono Sejati menegaskan bahwa pendidikan dan tempaan di Resimen Mahasiswa memiliki peran besar dalam membentuk disiplin, jiwa korsa, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.
“Ikut Menwa melatih disiplin dan jiwa nasionalis. Didikan Menwa yang disiplin dan jiwa korsa sangat terasa dampaknya setelah lulus kuliah. Di mana pun kita bekerja, kita terbiasa penuh tanggung jawab, mudah berkolaborasi, kreatif, inovatif, dan adaptif,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pengalaman di Menwa menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier dan pengabdiannya. Nilai kepemimpinan, integritas, serta daya juang yang ditempa selama aktif di Menwa menjadi bekal dalam menjalankan berbagai amanah.
Saat ini, Hono Sejati juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Hanura Jawa Tengah periode 2026–2030. Menurutnya, nilai kedisiplinan, loyalitas, dan semangat pengabdian yang ditanamkan Menwa tetap menjadi pegangan utama dalam menjalankan tanggung jawab tersebut.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Ahmad Hasan Asy’ari Ulama’i, M.Ag, menegaskan bahwa karakter “Resimen Bela Negara” merupakan profil ideal anggota Menwa yang dibentuk melalui pendidikan dan latihan keprajuritan.
Karakter tersebut meliputi nilai ideologis dan nasionalisme seperti cinta tanah air dan loyalitas terhadap NKRI dan Pancasila; karakter personal berupa disiplin, tanggung jawab, mental baja, dan integritas; karakter sosial dan kepemimpinan yang menekankan solidaritas, ketegasan, serta gotong royong; hingga kemampuan fisik dan teknis keprajuritan seperti kesamaptaan jasmani, baris-berbaris (PBB), navigasi darat, survival, dan kesiapsiagaan.
Seluruh nilai tersebut dirangkum dalam moto “Widya Castrena Dharma Shida”, yang berarti menyempurnakan kewajiban dengan ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan. Moto ini menegaskan bahwa anggota Menwa adalah sosok “intelektual prajurit” yang memadukan kecerdasan akademik dengan keterampilan bela negara.
Upacara sertijab ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi Menwa Mahadipa Satuan 906 “Sapu Jagad” dalam mencetak kader mahasiswa yang tangguh, berintegritas, serta siap menjadi bagian dari komponen cadangan pertahanan negara.
Dengan semangat bela negara yang terus dijaga, Menwa UIN Walisongo diharapkan tetap menjadi kawah candradimuka lahirnya generasi pemimpin bangsa yang berdedikasi dan berjiwa nasionalis.


