Lolos Kurasi, 13 Produk UMKM Kudus Tembus Indomaret

KUDUS[Berlianmedia] –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggandeng Indomaret untuk mempromosikan produk makanan kering pelaku UMKM. Sedikitnya 13 produk UMKM lolos kurasi dan layak dipasarkan di 55 cabang Indomaret di kabupaten itu.

“Memang concern kami adalah bagaimana UMKM lokal bisa lebih berkembang dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Kudus,” ujar Bupati Kudus Hartopo, seusai meluncurkan produk UMKM yang lolos kurasi, di Indomaret di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Selasa (4/10).

Apresiasi disampaikan Hartopo kepada pihak Indomaret, yang telah membantu para pelaku UMKM. Bahkan Indomaret juga memberikan potongan harga sebesar 30%, sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR).

“Luar biasa dukungan dari Indomaret yang begitu besar. Terima kasih, karena ikut mempromosikan produk lokal,” tuturnya.

Bupati juga memuji kemasan produk yang dijual di Indomaret. Dengan kemasan yang lebih menarik, diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk membelinya.

Baca Juga:  MUI Jateng Keluarkan Tausiyah, Jangan Paksakan Penggunaan Atribut Keagamaan

“Sudah bagus ya packaging-nya. Nggak kalah dengan produk-produk yang diproduksi pabrik,” ujarnya.

Tidak hanya pemasaran, lanjutnya, pihaknya juga akan mempermudah perizinan pada pelaku usaha kecil menengah agar proses produksi berlangsung lancar.

Pihaknya bersama Disnaker dan UKM Kudus maupun dinas terkait, akan memfasilitasi legalisasi usaha, seperti nomor induk berusaha (NIB), PIRT, dan sertifikasi halal. Di samping berbagai pelatihan untuk pengembangan produk.

“Kami akan memudahkan para pelaku usaha untuk terus berproses dan mengembangkan produksinya, dengan menyederhanakan legalisasi usaha,” ujarnya.

Setelah ini, Hartopo meminta agar pelaku usaha yang lain dapat meningkatkan kualitas produk, sehingga, makin banyak produk lain yang masuk ke minimarket maupun supermarket.

“Harus ada produk-produk lain yang bisa masuk di minimarket bahkan di supermarket. Saya yakin, UMKM lokal kita bisa,” tuturnya.

Baca Juga:  Bawaslu Awasi Secara Melekat 525 Petugas Sortir Lipat Surat Suara Pemilu 2024

Dia menambahkan, sebagai upaya untuk membangkitkan UMKM lokal dan meningkatkan ekonomi kerakyatan, pihaknya juga menggelar pasar rakyat di setiap kecamatan. Ia juga menghimbau para camat untuk segera mengatur lokasi dan mendata UMKM yang berpartisipasi mengikuti pasar rakyat.

“Saya minta Pak Camat segera mencari lokasi untuk mengadakan pasar rakyat. Biar tidak terpaku di Jalan Sunan Kudus saja,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Disnaker Perinkop dan UKM Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati menuturkan, ada 13 produk yang lolos kurasi Indomaret. Produk tersebut dipasarkan di 55 cabang Indomaret di Kabupaten Kudus. Salah satu kriteria kurasi, adalah legalitas usaha harus lengkap.

“Launching ini hasil kerja sama kami bersama Indomaret. Setelah sebelumnya ada pelatihan UMKM, lalu dikurasi Indomaret,” tuturnya.

Baca Juga:  Presiden FIFA Gianni Infantino bertemu Presiden RI Jokowi di Istana Merdeka

Ketiga belas produk yang lolos kurasi di antaranya, Shasie Stick Godhong Kersen rasa original dan pedas, sweet brownies coklat, kerupuk kemplang, jamur tiram crispy Mak Krez rasa original dan balado. Kemudian, Serizh akar kelapa, Serizh bolu tetes, kacang bawang Saputra, keripik usus Paquita, kerupuk rambak kerbau Paquita, Mine melted banana chips rasa cheese milk dan rasa pedas manis.

Pengusaha keripik usus dan kerupuk rambak Paquita, Inay Nuraini merasa bersyukur, produknya lolos kurasi Indomaret. Pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus yang selama ini telah memfasilitasi UMKM miliknya.

“Waktu itu ikut program Pemerintah Kabupaten Kudus, akhirnya produk saya dikurasi dan alhamdulillah lolos,” ujarnya semringah.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!