Libur Nataru, Semarang Zoo Hadirkan Hiburan Rakyat Sekaligus Edukasi Satwa

SEMARANG [Berlianmedia]– Di tengah euforia libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang kerap identik dengan konsumtif dan hiburan semata, Taman Satwa Semarang (Semarang Zoo) memilih pendekatan berbeda.

Pada hari Kamis (1/12) mendatang, Semarang Zoo menggelar rangkaian kegiatan hiburan rakyat, yang dibarengi dengan misi edukasi dan penguatan kesadaran publik, terhadap konservasi satwa.

Berlokasi di Jalan Raya Mangkang–Kaliwungu, depan Terminal Mangkang, Kota Semarang, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai itu menghadirkan orkes dangdut, dangdutan bersama serta hiburan murah meriah, yang menyasar masyarakat akar rumput.

Namun, hiburan tersebut bukan tujuan akhir, melainkan pintu masuk untuk menarik masyarakat kembali mengenal kebun binatang sebagai ruang belajar publik.

Manajemen Semarang Zoo menegaskan, bahwa kebun binatang tidak boleh dipersempit maknanya hanya sebagai tempat rekreasi. Di balik panggung hiburan, pengunjung didorong untuk memahami peran taman satwa dalam pelestarian satwa, pendidikan lingkungan dan penguatan ruang hijau kota yang kini semakin terdesak oleh pembangunan.

Baca Juga:  Pangdam IV : Jaga Kehormatan institusi TNI dengan Mewujudkan Werving yang Transparan, Akuntabel, dan Terpercaya

Momentum pergantian tahun dipilih sebagai simbol ajakan refleksi. Tahun Baru 2026 dimaknai sebagai titik awal membangun spirit baru, yakni hubungan yang lebih bertanggung jawab antara manusia, satwa dan alam.

Semarang Zoo memanfaatkan keramaian publik untuk menanamkan pesan, bahwa kegembiraan dan kesadaran ekologis dapat berjalan beriringan.

Kegiatan ini juga menjadi penegasan, bahwa ruang publik harus tetap berpihak pada masyarakat luas. Dengan konsep hiburan rakyat yang terjangkau, Semarang Zoo berupaya membuka akses seluas-luasnya agar edukasi satwa tidak menjadi milik segelintir kalangan.

Melalui kegiatan Libur Nataru ini, Semarang Zoo mengajak masyarakat merayakan tahun baru bukan sekadar dengan euforia, tetapi dengan pemahaman, kepedulian dan tanggung jawab terhadap keberlangsungan satwa dan lingkungan.

“Kami tunggu dulur-dulur semua di Semarang Zoo,” ajakan panitia menutup pernyataan.

Baca Juga:  Ganjar Timba Ilmu ke Tokoh Lintas Agama Tangerang, Sepakat Membangun Bangsa Bersama

Rangkaian Kegiatan

Sebelumnya, Taman Satwa Semarang (Semarang Zoo) telah menyiapkan rangkaian kegiatan padat selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026.

Pengunjung disuguhi beragam pertunjukan seni, musik, tari, hingga kegiatan edukatif yang digelar hampir setiap hari di kawasan kebun binatang.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Kamis (25/12) pukul 10.00–15.00 WIB, dengan penampilan Kaoka Band dan Balarama di Panggung Plaza. Kemudian berlanjut pada Jum’at (26/12), dengan jadwal berlapis mulai pukul 10.00 hingga 15.30 WIB, menghadirkan Kyoday, Fugato Band, hingga Synfive.

Pada Sabtu, (27/12), pengunjung kembali dimanjakan dengan pertunjukan Gasada Band dan Sudden Band di Panggung Plaza, disusul pada hari Minggu (28/12), pengunjung disuguhi penampilan seni budaya seperti Kagama Beksan Semarang, Kids Project, dan Manahati Tari, yang menonjolkan nilai edukasi, kreativitas anak, serta pelestarian seni tradisi.

Baca Juga:  Semarang Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia

Momentum kepedulian sosial juga menjadi bagian penting rangkaian Nataru. Pada hari Senin (29/12), Semarang Zoo menggelar kegiatan bersama anak-anak dari SLB sejak pukul 08.00–12.00 WIB, yang dikemas sebagai ruang interaksi, hiburan dan pembelajaran inklusif di lingkungan kebun binatang.

Rangkaian hiburan musik kembali berlanjut pada hari Selasa (30/12), dengan penampilan MB Music serta Rabu (31/12), menghadirkan Kaoka Band dan OM Ragista di Panggung Plaza. Malam pergantian tahun dikemas dalam suasana aman, ramah keluarga dan terbuka untuk semua kalangan.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!