Lapas Kelas IIA Tangerang Panen Raya Sayur Pare, Wujud Pemberdayaan Warga Binaan Menuju Ketahanan Pangan

TANGERANG [Berlianmedia] – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang dalam mewujudkan pembinaan yang produktif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kembali membuahkan hasil. Pada Kamis (17/7), kegiatan panen raya sayur pare digelar di lahan pertanian Sarana, Asimilasi, dan Edukasi (SAE) Lapas, dengan melibatkan langsung Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang, Dr. Triana Agustin, jajaran struktural, serta para WBP yang terlibat dalam program ini.

Dr. Triana Agustin menyampaikan bahwa panen ini merupakan simbol keberhasilan pembinaan berbasis keterampilan yang digagas Lapas Kelas IIA Tangerang, sekaligus bentuk nyata implementasi 13 Program Akselerasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, khususnya pada poin kedua yakni pemberdayaan WBP untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Keberhasilan ini bukan hanya soal pertanian, tapi juga bentuk nyata kontribusi Lapas dalam mencetak WBP yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan,” ujar Triana.

Baca Juga:  Ada 90% Kawasan Industri dalam Tata Ruang Belum Dimanfaatkan, Dirjen Tata Ruang : Peluang Investasi Sangat Besar

Lebih jauh, ia menyatakan bahwa program ini juga selaras dengan visi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam mendukung kemandirian serta ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Lapas untuk tidak hanya mendidik secara teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan kemandirian bagi WBP.

Hasil panen yang melimpah dari program pertanian ini direncanakan akan dimanfaatkan secara optimal. Prioritas utamanya adalah memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan Lapas, sementara sebagian hasil panen berpotensi didistribusikan ke masyarakat atau diolah menjadi produk bernilai tambah.

“Melalui program ini, kami tidak hanya mencetak panen, tetapi juga mencetak manusia-manusia yang memiliki semangat hidup baru, siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah menjalani masa pembinaan,” jelasnya.

Baca Juga:  Anang Hermansyah Ciptakan Lagu Hitam Putih Garis Garis Untuk Ganjar

Dr. Triana juga menegaskan bahwa program pertanian SAE ini akan terus dikembangkan dan diperluas. Ia berharap, keberhasilan panen kali ini menjadi motivasi untuk memperluas cakupan pertanian dan meningkatkan hasil panen di masa mendatang.

Dengan langkah ini, Lapas Kelas IIA Tangerang membuktikan diri sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan nasional melalui pemberdayaan dan produktivitas Warga Binaan.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!