Kepolisian Bersinergi Tangani Kebakaran PT. Hansol untuk lakukan Pengamanan dan Evakuasi Korban

BOYOLALI [Berlianmedia]- Kepolisian Polres Boyolali bersinergi menangani kebakaran dahsyat melanda PT. Hansol di Dukuh Ngemplak, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (8/7).

Upaya yang dilakukan Polres Boyolali dengan melakukan pengamanan, koordinasi pemadaman dan membantu evakuasi korban sesak nafas, akibat dari kebakran yang menghanguskan gudang finishing perusahaan tersebut.

Usai menerima laporan insiden kebarakan dari Diko Adilasa Putra selaku HRD PT. Hansol, Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi kemudian mengkoordinasikan upaya penanganan bersama instansi terkait, dengan melakukan pengamanan dan pemadaman oleh petugas pemadam Kebakaran BPBD maupun Kendaraan PMI Kabupaten Boyolali di lokasi kejadian.

“Kami merasa prihatin dengan kejadian kebakaran di PT. Hansol ini. Meskipun tidak ada korban jiwa, sejumlah karyawan mengalami kesulitan napas dan harus mendapat perawatan medis,” ungkap AKBP Petrus Parningotan.

Baca Juga:  Bandara A Yani Ikut Rayakan Natal Dengan Berbagi Cookies Hingga Live Music

Dari keterangan saksi, salah satu karyawan Aditya Nugroho dan Sri Sumiyati, kebakaran bermula saat para karyawan sedang bekerja.

Api dengan cepat meluas dari gudang lantai bawah yang berisi garmen siap ekspor dan karton, merembet ke lantai atas yang juga dipenuhi barang serupa, sehingga memperparah keadaan.

Gudang finishing yang terbakar memiliki dimensi 8 meter lebar dan 20 meter panjang, di dalamnya terdapat garmen siap ekspor dan kardus sebagai bahan bakar utama.

Pemadaman dilakukan dengan sigap oleh Tim Pemadam Kebakaran Solo Raya, ambulans, dan relawan sekitar Kecamatan Teras. Sat Lantas dan Sabhara Polres Boyolali dengan cepat  membantu pengamanan dan  mengatur arus lalu lintas guna memperlancar proses pemadaman. Setelah lima jam berjalan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB, namun proses pendinginan masih berlanjut.

Baca Juga:  Sensus Pertanian 2023 Digelar Juni-Juli, Masyarakat Diminta Berikan Data Riil

Meski tidak ada korban jiwa, 13 orang harus dirawat di RS Indriati, Boyolali karena mengalami sesak napas akibat menghirup asap.

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Joko Purwadi menyampaikan dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah konsleting listrik di area gudang finishing.

“Kami masih dalam tahap awal investigasi, namun indikasi awal menunjukkan adanya konsleting listrik yang memicu kebakaran ini. Kami akan terus mendalami penyebab pasti insiden ini untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” ujarnya.

Investigasi lebih lanjut akan dilakukan bersama team labfor setelah lokasi aman dan proses pendinginan selesai. Pihak PT. Hansol bersama aparat  berwenang bertekad untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran ini dan mencegah terulangnya insiden serupa.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!