Kekuatan Atletik Salatiga Jadi Perhatian Serius PASI Kota Semarang
SEMARANG[Berlianmedia] – Perkembangan cabang atletik Kota Salatiga harus menjadi perhatian Pengkot PASI Kota Semarang. Pada Kejurprov Atletik Jateng Babak Kualifikasi Porprov di Stadion Joyokusumo Pati, Kamis-Sabtu (27-29/10), Kota Salatiga bertengger di urutan teratas perolehan medali dengan mengoleksi 7 medali emas, 7 perak dan 6 perunggu.
Kota Semarang hanya berada di urutan ketiga setelah berhasil mengumpulkan 4 emas, 6 perak dan 5 perunggu. Kabupaten Blora berada di urutan kedua hanya selisih 1 perunggu dengan Kota Semarang. Tim atletik Blora memperoleh 4 emas, 6 perak dan 6 perunggu.
“Kecuali Salatiga kekuatan atletik Jateng berimbang. Kami masih bisa bersaing dengan daerah lain. Kami harus optimistis, masih ada waktu untuk mempersiapkan diri menuju Porprov 2023 mendatang. Mudah-mudahan hasil Porprov nanti lebih bagus,” ujar Ketua Pengkot PASI Kota Semarang, Yustanto, yang ikut mendampingi para atlet tampil di ajang Pra Porprov di Pati.
Tim atletik Kota Semarang mendapatkan 4 medali emas dari Adhitya Julio Praptomo (Lari 100 meter putra), Milda Maura Saputri (Lari 800 meter putri) Abraham Frindolin (Lari 3.000 meter steeple case putra) dan Event estafet 4×400 meter mix putra-putri atas nama Hangga Satria, Dimas Pangestu, Florencia Manda PB dan Milda Maura Saputri.
Untuk 6 medali perak diperoleh dari Arum Sulistyowati (Lempar Lembing Putri); Abraham Frindolin (Lari 1.500 meter putra); Event 4×400 meter putra (Risang Lukito, Muhammad Fauzi, Dhiwahara Iqbal JP dan Dimas Guntur Pengestu).
Perak lainnya dari Event 4×400 putri (Florencia Amanda PB, Anneke Nonik, Milda Maura Saputri, Zerlinda Laela); Event 4×100 meter putra (Herdina Angga Putra, Adhitya Julio Praptomo, Dimas Guntur Pengestu, Hanif Ubaidillah); dan Event 4×100 meter putra dan putri (Herdina Angga Putra, Adhitya Julio Praptomo, Florencia Amanda PB, Zerlinda Laela)
Sedang 5 medali perunggu diperoleh atas nama: Avita Mayangsari (2 perunggu dari event Lontar Martil dan Lempar Cakram); Dhiwahara Iqbal JO (Lari 119 meter gawang putra); Zerlinda Laela (Lari 100 meter putri); dan Arum Sulistyowati (Sapta lomba putri)
Dengan hasil itu, Ketua Pengkot PASI Kota Semarang, Yustanto, mengatakan akan segera melakukan evaluasi. Pihaknya siap memanfaatkan sisa waktu sebelum pelaksanaan Porprov 2023 untuk membenahi segala lini yang dianggap kurang maksimal.
“’Dari hasil babak kualifikasi, kami akan segera mengevaluasi, termasuk sisi. Bahkan kami akan berdiskusi dan komunikasi dengan KONI Kota Semarang, apakah atletik perlu training center (TC) atau tidak,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kota Semarang Teguh Setyono, yang ikut hadir pada ajang Pra Porprov atletik di Pati, berharap para atlet tetap bisa menjaga kondisi sampai penyelenggaraan Porprov 2023.
“Tidak hanya atletik, sesuai pesan Ketua Umum KONI, Mas Arnaz, semua atlet Kota Semarang melalui IOCO masing-masing diharapkan bisa menjaga kondisi dan berlatih lebih semangat lagi. Target juara umum Porprov 2023 adalah harga mati,” ujarnya.


