JR-Rovation 2022, Ide Inovatif Mahasiswa Mampu Tekan Angka Kecelakaan

SEMARANG[Berlianmedia] – Jasa Raharja berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam upaya peningkatan keselamatan jalan dengan  menggelar kompetisi JR-Rovation 2022 (Jasa Raharja Road Safety Innovation).

Langkah itu ditempuh, karena berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan, jumlah kecelakaan lalu lintas darat di Indonesia mencapai 103.645 kasus pada tahun 2021.

Jumlah tersebut naik 3,62% ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai 100.028 kasus.

Sementara itu, berdasarkan data Kepolisian Negara Republik Indonesia, jumlah kematian akibat kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang terjadi pada tahun 2020 mencapai angka 23.529 jiwa, atau setara dengan 3 (tiga) jiwa meninggal dunia per jam.

Dari total korban kecelakaan di jalan ini, sebanyak 73% di antaranya melibatkan sepeda motor (tertinggi pertama).

Melihat fenomena tersebut, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja Munadi Herlambang mengatakan dalam Instruksi Presiden RI Nomor 4 tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan, terdapat beberapa instansi terkait sebagai pilar utama bagi pencegahan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  PGN Dorong Pemanfaatan Energi Bersih Untuk Wujudkan Smart City

Menurutnya, guna meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, diperlukan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya mengedepankan faktor keselamatan saat berkendara.

“”JR-Rovation merupakan program kompetisi yang dinisiasi oleh Jasa Raharja untuk mengajak generasi muda lebih peduli terhadap isu keselamatan di jalan. Melalui kompetisi ini, kami ingin mengapresiasi inovator muda dari kalangan mahasiswa di seluruh Indonesia atas inovasi dan partisipasi aktif dalam mendukung keselamatan berkendara guna menurunkan angka kecelakaan lalu-lintas,” ujarnya dalam rilisnya, Jumat (3/12).

Melalui kompetisi JR-Rovation 2022 ini, peserta dapat menuangkan idenya melalui 2 pilihan kategori tema, yaitu sains yang berkeselamatan dengan lingkup novasi alat keselamatan berkendara yang nantinya di demonstrasikan dan dapat digunakan oleh masyarakat luas dengan tujuan meminimalisir risiko dan dampak kecelakaan

Baca Juga:  Pertamina Dukung Polda Jateng Tangkap Penimbun BBM Bersubsidi

Sedangkan kategori kedua, sosial yang berkeselamatan dengan lingkup pelaksanaan program, gerakan atau kegiatan yang bersifat sosial (pelibatan komunitas) dan massive dan berdampak pada penurunan angka kecelakaan.

Sejak awal digelar, kompetisi ini menerima sebanyak 171 peserta yang berasal dari 25 perguruan tinggi di Indonesia yang telah melewati beberapa fase seleksi, hingga terpilih 10 finalis yang mempresentasikan secara langsung ide inovatif-nya di hadapan dewan juri.

Setelah melalui perundingan yang seksama, dewan juri pun sepakat untuk mengumumkan 3 besar pemenang untuk masing-masing kategori yaitu: Kategori sains,

Juara satu diarih Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta (juara 2) dan Universitas Negeri Semarang (juara 3).

Sedangkan Kategori sosial Juara 1 Universitas Gadjah Mada, disusul juara 2 Universitas Bengkulu dan juara Institut Teknologi Bandung. Adapun hadiah yang diterima sebagai bentuk apresiasi Jasa Raharja atas ide-ide para inovator muda dalam kompetisi ini yaitu Rp70.000.000 untuk juara 1, Rp50.000.000 untuk juara 2 dan Rp.30.000.000 untuk juara 3.

Baca Juga:  Polres Demak Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Siaga Hadapi Musim Penghujan

“Dengan digelarnya kompetisi ini, diharapkan dapat mendorong peserta untuk menjadi inovator bangsa yang handal melalui pembekalan-pembekalan materi yang bermanfaat, sehingga melalui ide-ide inovasi yang terlahir dari para peserta ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam menekan tingkat kecelakan di jalan,” tutur Munadi Herlambang.

Jasa Raharja pun berkomitmen untuk membantu para pemenang dalam mengembangkan inovasinya, termasuk membantu dalam proses inkubasi ide, memfasilitasi kolaborasi antara inovator dan pelaku industri otomotif selaku user, hingga membantu mendaftarkan idenya ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Hak Paten.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!