Iwan Bule dan Iwan Budianto Diperiksa Polda Jatim
SURABAYA[Berlianmedia] – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (Iwan Bule) akhirnya memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri dan Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim), Kamis (20/10).
Iwan Bule tiba di Mapolda Jatim pukul 12.59 WIB dengan didampingi oleh Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh dan Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin.
Iwan Bule dan wakilnya di PSSI, Iwan Budianto, diperiksa sebagai saksi dalam kasus Tragedi Kanjuruhan yang hingga kini menewaskan 133 orang. Dengan dikawal sekitar empat bodyguard, Iwan Bule sempat berbicara kepada awak media.
“Hari ini saya memenuhi panggilan penyidik. Hanya datang saja nanti diperiksa. Mengikuti panggilan penyidik saja,” ujar Iwan Bule.
Setelah diperiksa hampir selama lima jam dengan 45 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) terkait tragedi Kanjuruhan, Malang. Iwan Bule memberikan keterangan pers perihal dia baru bisa menghadiri pemanggilan pemeriksaan, Kamis (20/10).
“Hari ini saya telah menghadiri pemanggilan di Polda Jatim. Alhamdulillah selesai. Mohon maaf minggu kemarin tidak bisa hadir pemanggilan pertama karena ada kegiatan di Kuala Lumpur, ada rapat FIFA,” tutur Iwan Bule.
Terkait pemeriksaan, Iwan Bule memberikan kewenangan kepada Ahmad Riyadh yang sudah ditunjuk sebagai juru bicaranya. Ahmad Riyadh adalah Ketua PSSI Jatim, Ketua Komite Wasit sekaligus anggota Exco PSSI.
Riyadh menuturkan pemeriksaan terhadap Iwan Bule berjalan lancar. Dalam pemeriksaan, Iwan Bule diberi sekitar 45 pertanyaan yakni mencakup identitas diri, legalitas federasi, struktur, peran dan tugas pokok PSSI ke klub, PT Liga Indonesia Baru (LIB) hingga panitia penyelenggara (panpel), security (pengamanan) hingga disebut match commissioner (matchcom/pengawas).
Riyadh menambahkan semua sudah lengkap sesuai prosedur, tahapan gimana, memprogram pertandingan jadwalnya sampai pengawasan akhir sudah ditanyakan.
Sedangkan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto yang juga diperiksa di Polda Jawa Timur hari itu juga menjalani pemeriksaan kurang lebih hampir 5,5 jam. Selama pemerikasan, Iwan Budianto dicecar sebanyak 70 pertanyaan oleh penyidik
Soal tudingan bahwa PSSI kurang empati karena menggelar fun football di tengah duka suporter Arema, Iwan mengatakan hal tersebut adalah permintaan dari FIFA.
“Sebenarnya message presiden FIFA adalah akan ada banyak kejadian di sepakbola dunia tapi sepakbola harus tetap jalan,” ujar Iwan. (rs)


