Irwan Hidayat Berikan Kuliah Umum Pada Puluhan Mahasiswa Asing

UNGARAN[Berlianmedia] – Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat tampil memberikan kuliah umum kepada puluhan mahasiswa sekolah bisnis dari Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Indonesia (MM FEB UI) dan 11 universitas terpandang dunia.

Kedatangan para mahasiswa yang tergabung dalam jaringan Global Network for Advance Management (GNAM) itu ke lokasi pabrik, selain ini ingin melihat dari dekat proses produksi Sido Muncul, juga mengikuti kegiatan kuliah umum yang digelar di Pabrik Sido Muncul di Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (16/3).

Irwan Hidayat yang sukses membesarkan Sido Muncul hingga menjadi pabrik jamu modern dan sudah mendunia, banyak memberikan pengetahuan tentang khasiat jamu dan manfaat bagi kesehatan kepada para mahasiswa asing itu.

Irwan pun dengan senang hati membagikan kisah suksesnya dalam mengelola bisnisnya bersama adik-adiknya dan keluarga, hingga perusahaannya berhasil ‘go public” di Bursa Eefek Indonesia (BEI) pada 2013. Bahkan Sido Muncul juga menjadi satu-satunya perusahaan jamu dan herbal yang telah melantai di bursa saham Indonesia.

Menurut Irwan, membangun usaha jamu tanpa visi-misi. Namun seiring dengan perkembangan, bisnis jamu yang dikelola bersama keluarganya kini semakin berkembang pesat.

“Tidak hanya jamu saja yang diproduksi, Sido Muncul yang besar berkat kepercayaan masyarakat, kini juga memproduksi food & suplemen, bahkan juga merambah ke bisnis rempah, dengan tujuan untuk mengembalikan kejayaan rempah Indonesia,” ujar Irwan.

Baca Juga:  Sekjen MPR-RI Ma’ruf Cahyono Dianugerahi Gelar Profesor dari Unissula

Komitmen Sido Munncul, tutur Irwan, dibuktikan dengan mengoperasikan Pusat Laboratorium Penelitian Rempah Indonesia yang berlokasi di kawasan Pabrik Sido Muncul, Bergas Kabupaten Semarang.

Pusat Laboratorium Penelitian Rempah Indonesia itu, juga sebagai upaya untuk pengembangan rempah-rempah dan melestarikan sumber daya alam berupa tanaman herbal di Indonesia.

Irwan menuturkan, Sido Muncul memulai bisnis rempah ini diawali dengan penelitian atau dengan riset, meski rencana pendirian Riset Center sudah diwacanakan sejak 10 tahun silam.

Dalam Riset Center ke depan akan melakukan berbagai penelitian tanaman obat dan tanaman herbal yang menhasilkan produk jamu ini berbasis ilmiah.

Hasil penelitian yang dilakukannya, tutur Irwan, juga sebagai upaya untuk menemukan tanaman obat yang berkualitas, mengingat hingga saat ini ribuan tanaman obat di Indonesia belum semuanya dimanfaatkan.

Irwan menambahkan, kunjungan para mahasiswa ini merupakan bagian kepercayaan masyarakat terhadap Sido Muncul.

“Saya sangat senang dengan kunjungan para mahasiswa UI dan mahasiswa asing lainnya. Selain dapat menggali ilmu dari Sido Muncul para mahasiswa akan membuat Sido Muncul makin mendunia, karena dari kunjungan ini brand Sido Muncul bisa makin dikenal di luar negeri,” tutur Irwan

Menurutnya, tidaklah mudah menjual produk Sido Muncul di pasar luar negeri. Bahkan jauh berbeda menjual jamu di nergeri orang tidak hal yang mudah, berbeda dengan komoditi minyak itu lebih gampang.

Baca Juga:  Bazar Ramadan Diharap Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Bakan kini Sido Muncul semakin agresif menghadirkan inovasi produk terbaru minuman herbal Ready To Drink atau siap minum, untuk menyiapkan pasar masa depan.

Irwan berharap ilmu yang dibagikan para maasiswa itu dapat menjadi inspirasi mereka untuk kemajuan negara.

Arviansyah PhD Vice director of MM MBA Program FEB UI menuturkan, para mahasiswa UI dan 18 mahasiswa asing  dari 11 negara ini tergabung dalam jaringan Global Network for Advance Management. Jaringan ini merupakan prakarsa dari Yale School of Management.

Anggotanya meliputi 30 sekolah bisnis terbaik di dunia, di antaranya INSEAD (France, Singapore), London School of Economics and Political Science (United Kingdom), National University of Singapore Business School (Singapore), Renmin University of China School of Business (China), Seoul National University Graduate School of Business (South Korea).

“Kunjungan ini merupakan bagian dari kurikulum yang menjawab kebutuhan global dan para mahasiswa saat ini dituntut untuk memahami isu-isu terkini dunia manajemen, seperti startup, sustainability, social enterprise, transformational leadership, dan executive education,” ujar Arviansyah.

Menurutnya, dalam menghadapi perekonomian global dibutuhkan pemimpin baru dengan konteks internasional yang dapat menjembatani negara dan komunitas pasar yang semakin complex, paradox dan diverse. Saat ini Universitas Indonesia dituntut untuk dapat mencetak lulusan yang dapat bersaing di pasar global dan memiliki kemampuan leadership, managing complexities, serta memiliki keterampilan dalam bernegosiasi dan berkomunikasi yang handal.

Baca Juga:  Walaupun Hujan, Megawati Run Tetap Dipadati Ribuan Peserta dari Dalam dan Luar Kota Semarang

“Pada prinsipnya UI kini dituntut menciptakan lulusan yang bisa menjadi pemimpin yang memiliki pola pikir global,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan para mahasiswa dapat belajar dan mengkaji bagaimana transformasi ekonomi. Para mahasiswa ini juga harus bisa memperhatikan kondisi sosial, budaya dan lingkungan serta tantangan negara ke depan.

“Jadi ini kesempatan bagi mahasiswa, terutama mahasiswa asing, agar dapat menggali bagaimana proses transformasi berlangsung dengan berbagai hambatan yang ada dengan tetap memperhatikan lingkungan,” tuturnya.

Keelan Michelsons, dari UNSW Business School Sidney, Australia menambahkan, kunjungannya ke Pabrik Sido Muncul sangat berkesan. Apalagi dari sisi teknologi yang digunakan sudah sangat modern.

“Saya tidak menyangka Sido Muncul memiliki teknologi yang modern dalam proses pembuatan jam dan produk yang dihasilkan sabgat bagus, dan bisa dinikmati oleh dunia. Pabrik ini sangat keren dan sangat memperhatikan lingkungan,” ujar Keelan usai berkeliling pabrik.

Keelan mengatsksn sebelum datang ke pabrik Sido Muncul, sudah banyak mendengar keunggulan Sido Muncul, Pasalnya dia sudah cukup lama mengkonsumsi Tolak Angin Sido Muncul yang rendah gula (sugar free).

“Saya sangat terkesan dengan Sido Muncul, apalagi dengan produk-produknya yang dibuat secara higienis dengan mesin-mesin berteknologi modern dan laboratorium sehingga menambah kepercayaan saya kepada Sido Muncul,” tuturnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!