Indeks Kinerja Masih Cukup, Kesbangpol Semarang Genjot Peran Ormas Lewat Fundraising

SEMARANG[Berlianmedia] — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang mendorong penguatan peran dan kemandirian organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui kegiatan fundraising yang diikuti 34 perwakilan ormas Kota Semarang

Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Dr. Bambang Pramusinto,SH,S.I.P.M.Si dalam arahannya melalui pertemuan daring, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sekaligus peran strategis ormas dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, jumlah ormas di Kota Semarang yang cukup besar membuat tidak semua organisasi dapat terlibat dalam setiap kegiatan pembinaan. Karena itu, peserta yang terpilih diminta memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal.

“Fundraising ini diharapkan memberikan manfaat nyata, terutama dalam membangun kemandirian organisasi serta meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat dan pemerintah daerah,” ujarnya melalui daring dihadapan peserta fundraising di Ballroom Hotel Graha Bintang Tawangmangu Karanganyar, Rabu (15/4).

Baca Juga:  Jokowi. : 8 Lapangan Sepakbola Akan Dibangun Di IKN Untuk Pusat Latihan Timnas

Bambang menekankan, ormas memiliki posisi penting sebagai representasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta mengawal jalannya pemerintahan. Oleh karena itu, keberadaan ormas tidak boleh hanya bersifat administratif, melainkan harus aktif dan produktif.

Ia menambahkan, pemerintah tetap membuka ruang dukungan, termasuk melalui skema dana hibah. Namun demikian, ormas juga dituntut untuk tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.

“Ormas harus mampu mandiri, termasuk melalui penguatan kapasitas fundraising, sehingga dapat menjalankan program secara berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, ormas juga diharapkan dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah, baik dalam mendampingi masyarakat, mengawasi kebijakan publik, maupun memberikan masukan konstruktif dalam proses pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang mengungkapkan bahwa indeks kinerja ormas di Kota Semarang pada 2025 masih berada di angka 65,17 atau masuk kategori “cukup”.

Baca Juga:  Tim U-20 Indonesia Terus Berbenah, Setelah Lawan Thailand

Capaian tersebut dinilai belum optimal dan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pembinaan serta mendorong profesionalitas organisasi kemasyarakatan.

“Ke depan, kita ingin ormas di Kota Semarang semakin kuat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, peserta juga dibekali pemahaman mengenai komponen utama dalam penguatan organisasi, sekaligus memperluas jejaring dan kolaborasi antarormas.

Kesbangpol berharap, sinergi antara pemerintah dan ormas dapat terus terjalin guna menciptakan pembangunan yang inklusif dan berbasis partisipasi masyarakat

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!