Ikuti Latihan Menembak, Petugas Lapas Semarang Raih Terbaik 2 Laras Panjang
SEMARANG[Berlianmedia] – Direktorat Binmas Polda Jateng mengadakan pelatihan menembak bagi Pabin, Pakam dan Polsus wilayah Jawa Tengah yang bertempat di Lapangan tembak Brimob Pasadena Semarang, Kamis (21/9).
Kegiatan ini diikuti oleh 104 orang peserta dari berbagai instansi pemerintah. Acara tersebut dibuka oleh Direktur Binmas yang diwakili oleh Wakil Direktur Binmas Polda Jateng AKBP Siti Rondhiyah.
AKBP Siti Rondhiyah menyampaikan terimakasih kepada seluruh Polisi Khusus di wilayah Jawa Tengah yang telah berkenan hadir untuk mengikuti pelaksanaan pelatihan ketrampilan menembak.
Menurutnya, pelatihan menembak ini dilaksanakan sebagai bentuk peningkatan kompetensi sebagai pelayan masyarakat dalam bidan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta terimakasih atas kinerja dari seluruh jajaran Polisi khusus di wilayah Jawa Tengah yang telah membantu pihak Polri dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polri berharap agar hubungan antar Polisi khusus dan juga hubungan dengan Polri harus terjalin dengan baik saling membantu satu sama lain demi kemanan dan ketertiban masyarakat.
Latihan menembak ini dilatih oleh Tim menembak Satbrimobda Polda Jateng. Adapun jenis senjata yang digunakan adalah laras pendek jenis HS-9 dan laras panjang AK-101.
Utusan Polsus dari berbagai instansi sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Lapas Semarang dalam hal ini diwakili oleh Kasi Perawatan Narapidana Bachtiar Oktaffiandi AMd IP SH MH berhasil mendapatkan peringkat terbaik ke-2 kelas laras pendek dan peringkat terbaik ke-2 kelas laras panjang.
Berikut hasil perolehan nilai dalam pelatihan menembak kali ini.
Kelas Laras Pendek pistol HS-9:
- Alfian Fiqih dari Rumah Detensi Imigrasi Semarang dengan total nilai 84
- Bachtiar Oktaffiandi dari Lapas Semarang dengan total nilai 83
- Bhae Do Khi dari KPH dengan total nilai 74
Kelas Laras Panjang AK-101:
- Amir Hamzah dari Rumah Penyimpanan Barang Rampasan dan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Semarang dengan total nilai 89
- Bachtiar Oktaffiandi dari Lapas Semarang dengan total nilai 84
- Alfian Fiqih dari Rumah Detensi Imigrasi Semarang dengan total nilai 83


