Ganjar: Butuh Kekuatan Batin untuk Selesaikan Persoalan dan Ujian

SEMARANG[Berlianmedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan ujian yang dihadapi bangsa diperlukan upaya lahiriah dan batiniah serta kekompakan dari siapa pun.

“Siapa pun dan di manapun kita pasti mendapatkan ujian. Upaya lahiriah kita lakukan dengan mengamankan dan merespons situasi tapi cobaan terus berjalan. Ekonomi, bencana dan sebagainya. Saya kira semua ikhtiar kita lakukan, minimal ikhtiar dengan segala kompetensi yang dimiliki,” katanya saat menghadiri acara Doa Bersama untuk Negeri dan Polri yang digelar di Halaman Mapolda Jateng, Kamis (10/10) malam.

Namun menurutnya, ikhtiar lahiriah itu saja tidak cukup, sebab ujian tidak hanya dihadapi oleh institusi tetapi juga siapa pun yang ada dalam institusi itu. Maka ia berharap doa bersama yang menghadirkan para ulama, tokoh lintas agama, dan FKUB itu dapat memberikan kekuatan batin.

Baca Juga:  Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Pelaksanaan TMMD di Gunungpati

“Tapi manusia ada batasnya maka hari ini dihadirkan para ulama, tokoh agama, FKUB hadir semua untuk ikut berdoa. Mudah-mudahan kita diberikan kekuatan sehingga ikhtiar kita, lahir dan batin kita lakukan bersama-sama,” katanya.

Acara yang digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Pangdam IV/Diponegoro, Ketua MUI Jateng, para ulama dan tokoh lintas agama. Selain itu juga diikuti oleh sekitar 34 ribu anggota polisi di wilayah hukum Polda Jateng yang terbagi atas sekitar 2000 anggota di lokasi dan lainnya mengikuti secara daring dari 35 kabupaten/kota.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Polda Jateng dan seluruh kepolisian di Jawa Tengah dalam upaya melakukan doa bersama ini, mudah-mudahan ikhtiar ini membuahkan hasil, membuat kita semua kuat. Dengan kekompakan ini, tidak ada yang tidak bisa kita lakukan,” kata Ganjar.

Baca Juga:  Petani Milenial Bringin Jadi “Young Ambassador Agriculture” Kementan RI

Sementara itu Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menambahkan, doa bersama untuk negeri dan Polri tersebut ditujukan dalam rangka terciptanya Kamtibmas di Jawa Tangan dan Indonesia dalam menyikapi perkembangan situasi. Ke depan diharapkan dalam menjalankan tugas pokok, khususnya polisi terkait Kamtibmas dapat menangkap harapan masyarakat.

“Jika polisinya baik, saya yakin masyarakatnya juga baik,” kata Kapolda dalam sambutannya.

Doa bersama itu, lanjut Luthfi, juga bertujuan untuk meningkatkan kekuatan moral anggota Polri. Sebab ke depan banyak tugas penting yang harus dilaksanakan untuk menjamin ketertiban dan keamanan masyarakat. Misalnya dalam waktu dekat Indonesia akan menggelar G20, lalu pada tahun depan ada tahapan awal pemilu yang pasti membutuhkan kerja ekstra dari para anggota polisi.

Baca Juga:  Songsong Indonesia Emas 2045, Taj Yasin Ajak Pelajar Bangun Daerahnya

“Dengan dilandasi doa malam ini, diharapkan semua moril anggota Polri maupun instansi terkait termasuk TNI maupun stakeholder yang lain dalam memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara dengan baik,” katanya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!