Gandeng STIE Bank BPD Jateng, Dispernaker Salatiga Dorong IKM Singkong Untuk Ekspor

SALATIGA[Berlianmedia] – Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) Kota Salatiga Martini mendorong seluruh IKM Singkong di Salatiga mampu meningkatkan bisnisnya hingga meluaskan pemasarannya ke pasar ekspor.

Ia menambahkan, Pemkot Salatiga telah menggandeng STIE Bank BPD Jateng guna melakukan pendampingan berkelanjutan kepada IKM Singkong di daerahnya agar mereka mampu merambah pasar ekspor.

Melalui sejumlah workshop yang digelar sekala kecil dengan enam IKM secara berkelanjutan, lanjut Martini, praktisi STIE Bank BPD memberikan pendampingan dari masalah kemasan produk, digital promosi, tata kelola ekspor maupun sertifikasi yang diperlukan, seperti BPOM, sertifikasi halal hingga kelengkapan dokumen ekspor.

“Saat ini pendampingan yang dilakukan SITE Bank BPD Jateng sudah berlangsung beberapa waktu,  untuk mempersiapkan mereka dari segala aspek yang dibutuhkan,” tutur Martini.

Baca Juga:  Taj Yasin Minta Kader PMII Harus Jadi Pelopor Gerakan Perubahan

Dalam workshop yang digelar sepakan sekali itu, lanjutnya, para pelaku IKM Singkong belajar sambil berpraktek membuat promosi produk, desain kemasan yang menarik, promosi digital melalui medsos hingga tata kelola ekspor.

“Praktis para IKM Singkong, mendapat pendampingan lengkap, dari masalah A sampai Z nya tata kelola ekspor,” ujar Martini.

Kampung Argowiyoto Kota Salatiga yang diresmikan oleh Mentan Sahrul Yasin Limpo (30/9/2021) sebagai Kampung Singkong, pada tahun lalu memiliki 32 IKM Singkong dan saat ini bertambah menjadi 38 IKM Singkong.

Menariknya, seluruhnya IKM Singkong tidak bersaing dalam bisnisnya, melainkan guyub dalam menalankan usahanya, baik dalam hal mendapatkan bahan baku (raw material/ketela pohon), promosi hingga pemasaran.

“Alhamdulillah mereka guyub, bergabung dalam paguyuban dan sedang menyiapkan berdirinya koperasi yang anggotanya seluruh IKM Singkong,” ujar Martini.

Baca Juga:  Halal Bihalal Battra SN 2026, Mbah Suro Serukan Refleksi Diri dan Penguatan Soliditas Terapis Nusantara

Wakil Ketua III STIE Bank BPD Jateng Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Yanuar Rachmansah menjelaskan, pihaknya mendukung program pendampingan IKM Singkong di Salatiga, mengingat prospeknya sangat bagus untuk pengembangan ke pasar ekspor.

“Kami melihat kemampuan para IKM dalam memproduksi olahan singkong yang bervariasi dengan rasa yang enak, ada peluangnya untuk juga diekspor ke berbagai Negara. Karena itu kami melakukan pendampingan agar produk para IKM Singkong di Salatiga itu bisa dikenal, dibeli dan digemari masyarakat internasional,” ujar Yanuar.

Disamping, lanjutnya, IKM dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar dari daya serap dunia usaha, sumbangannya terhadap PDB nasional juga cukup besar. Sehingga dengan pendampingan IKM yang dilakukan STIE Bank BPD Jateng, ke depan jauh lebih besar manfaatnya yang dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga:  Indofood Kembali Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan Sarapan Sehat

Sementara itu, Sunar dari IKM Argotelo menyampaikan terima kasih kepada Dispernaker Kota Salatiga dan STIE Bank BPD Jateng yang telah memberikan pendampingan, khususnya tata kelola ekspor produk Argotelo yang sudah dikenal dan pemasarannya baru di dalam negeri.

“Kami sangat senang dapat dibantu dalam program ini. Seluruh aktivitas dalam workshop ini adalah hal yang sangat kami butuhkan selama ini,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!